Kamis, 01 Oktober 2026
12:50 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama

Joe Frazier

pemeran laki-laki asal Amerika Serikat

Bagikan:

Joseph William Frazier atau dikenal dengan Smokin' Joe Frazier (12 Januari 1944 - 7 November 2011) merupakan seorang petinju berkebangsaan Amerika Serikat.

Biografi

Frazier, yang dijuluki "Smoking" Joe karena kebiasaannya merokok, meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 1964. Pada 16 Februari 1970, Frazier meraih gelar juara dunia WBC dan WBA untuk pertama kalinya setelah menang TKO atas Jimmy Ellis.

Sebagai juara dunia, Frazier pernah menghadapi semua jagoan tinju kelas berat pada zamannya seperti Muhammad Ali, George Foreman, Jerry Quarry, Joe Bugner, Oscar Bonavena dan George Chuvalo.

Pada 8 Maret 1971 di New York, Frazier menang angka atas Muhammad Ali saat mempertahankan gelarnya dalam pertarungan yang dijuluki sebagai Fight of the Century. Namun, Ali membalas kekalahannya dari Frazier pada 28 Januari 1974 dengan kemanangan angka.

Pada pertandingan penentuan di Manila, 1 Oktober 1975, Ali kembali mengalahka Frazier. Saat itu, pelatih Frazier, Eddie Futch, melempar handuk saat memasuki ronde ke-15 karena Frazier kehilangan penglihatannya untuk sementara. Pertandingan brutal itu dikenang sebagai Thrilla in Manila.

Frazier kehilangan gelarnya setelah kalah TKO di babak kedua dari George Foreman, dalam pertandingan di Kingston, Jamaika, 22 Januari 1973. Frazier kembali menghadapi Foreman pada 15 Juli 1976, tetapi Frazier kalah lagi dengan TKO di ronde kelima.

Frazier menggantung sarung tinju tahun 1981. Secara total, rekor Frazier adalah 32 kali menang, sekali draw, dan empat kali kalah. Keempat kekalahan itu ketika menghadapi Muhammad Ali dan Foreman, masing-masing dua kali kalah.

Akhir hayat

Joe Frazier akhirnya menyerah pada kanker yang menggerogoti hatinya. Kematian Joe Frazier pada usia 67 tahun menimbulkan kesedihan di dunia tinju karena terjadi hanya berselang singkat dari pengumuman dia menderita sakit kanker.

Referensi

  • KOMPAS Joe Frazier Menyerah Pada Kanker, 9 November 2011


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan