Senin, 28 September 2026
08:09 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Jiànzi

Jiànzi

250px-Federfu%C3%9Fball.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kok Jiànzi.

Jiànzi (Shuttlecock) adalah suatu olahraga asli Tiongkok yang menggunakan kok (seperti bola bulu tangkis) dan kaki.[1] Di Indonesia, olahraga ini sering disebut Sepak Kienci (pelafalan Jiànzi dalam dialek suku Hokkian) ataupun sepak bulu angsa.[1][2] Arti dari kata Jiànzi adalah menendang kok.[1] Permainan ini berkembang sejak abad ke-5.[1] Beberapa sumber menyatakan bahwa Jiànzi adalah 'nenek moyang' dari bulu tangkis dan sepak takraw. Permainan ini dilakukan pada lapangan dengan pembatas seperti net bulu tangkis.[1] Pemain Jiànzi harus memainkan kok supaya tidak menyentuh tanah karena bila terjadi demikian, akan menambah nilai lawan.[1]

Salah satu perbedaan Jiànzi dan bulu tangkis adalah pada bentuk kok yang digunakan.[1] Kok bulu tangkis memiliki bentuk kerucuk dengan bagian kepala bulat dan bulu melingkar, sedangkan kok Jiànzi berbentuk kepingan logam dengan bulu lebih sedikit dibandingkan kok bulu tangkis.[1] Dulunya, olahraga ini sering digunakan dalam latihan prajurit Tiongkok pada masa Dinasti Han, tetapi sekarang ini sudah umum dimainkan oleh anak sekolah dan masyarakan umum di Tiongkok.[2]

Olahraga ini pertama kali diperkenalkan di Eropa pada tahun 1936.[2] Pada tahun 1999, sebuah organisasi internasional untuk mengurus cabang olahraga ini dibentuk dengan nama International Shuttlecock Federation (ISF).[2] Di ajang internasional, Jiànzi sudah mulai dipertandingkan pada Olimpiade Beijing 2008 dan SEA Games Laos 2009.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 [pranala nonaktif permanen] Samarinda Pos Online] Cikal Bakal Bulu Tangkis dari Tiongkok: Ti Jianzi, Permainan Tendang Kok. 23 Mei 2010. Diakses pada 12 Juli 2011.
  2. 1 2 3 4 5 Berani.co.id Diarsipkan 2010-01-25 di Wayback Machine. Bermain Sepak Bulu Angsa. 21 Januari 2010. Diakses pada 12 Juli 2011.


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan