Jumat, 30 Oktober 2026
15:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jeruk koji

Jeruk koji

Bagikan:
Jeruk koji
250px-Madarines_white_bg02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buah jeruk koji
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies:
C. leiocarpa
Nama binomial
Citrus leiocarpa
hort. ex Tanaka (1927)
Forms
  • Citrus leiocarpa f. monoembryota Tanaka
Sinonim

Jeruk koji (Citrus leiocarpa), juga dikenal sebagai jeruk berbuah halus, merupakan spesies Citrus yang berasal dari Jepang.[1] Nama binomialnya (leiocarpa) berasal dari kata Yunani λεῖος 'leîos' 'halus', dan καρπός 'karpós' 'buah'. Ini adalah sinonim dari taksonomi Citrus aurantium.[2]

Distribusi

Selain Jepang, jeruk ini juga tumbuh di Amerika Serikat, dan bagian dari Asia Timur termasuk Korea Selatan dan China.[2]

Deskripsi

Buahnya berbentuk lonjong, sedikit berusuk, berwarna oranye terang, sangat kecil, dan sangat berbiji, dan karena dua alasan terakhir, buah ini tidak ditanam untuk tujuan komersial. Buah ini matang dari Oktober hingga November dan telah dibudidayakan setidaknya sejak tahun 1900. Buah ini mungkin monoembrionik. Pohonnya bercabang rapat dan memiliki tajuk yang lebar serta batang yang pendek dan lurus. Daunnya berwarna hijau tua dan berbentuk elips.[1]

Genetika

Citrus leiocarpa diduga merupakan hibrida antara spesies tipe koji (induk biji) dan jeruk tachibana (induk serbuk sari, Citrus tachibana). Genotipenya cocok dengan varietas komikan dan toukan.[3]

Varietas

Citrus leiocarpa f. monoembryota suatu bentuk dari Citrus leiocarpa, dijelaskan oleh Chozaburo Tanaka. Sempat diyakini sebagai mutasi jeruk koji, ternyata jeruk tersebut merupakan hasil persilangan antara koji (induk serbuk sari) dan kishu (induk biji).[3] Di China, jeruk ini disebut 駿河柑子 (jun he gan zi) dan disebut スルガユコウ (suruga yukō) dan 駿河柚柑 (suruga yuzukan) di Jepang.[4]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 "CRC3147". citrusvariety.ucr.edu. Diakses tanggal 18 Januari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Citrus leiocarpa hort. ex Tanaka". www.gbif.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Januari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Shimizu, Tokurou; Kitajima, Akira; Nonaka, Keisuke; Yoshioka, Terutaka; Ohta, Satoshi; Goto, Shingo; Toyoda, Atsushi; Fujiyama, Asao; Mochizuki, Takako; Nagasaki, Hideki; Kaminuma, Eli; Nakamura, Yasukazu (30 November 2016). "Hybrid Origins of Citrus Varieties Inferred from DNA Marker Analysis of Nuclear and Organelle Genomes". PLOS ONE. 11 (11) e0166969. Bibcode:2016PLoSO..1166969S. doi:10.1371/journal.pone.0166969. PMC 5130255. PMID 27902727.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "M.M.P.N.D. - Sorting Citrus names part1". www.plantnames.unimelb.edu.au. Diakses tanggal 12 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan