Sabtu, 26 September 2026
21:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Kampung Jerudong

Kampung Jerudong

Desa in Brunei-Muara, Brunei DarussalamTemplat:SHORTDESC:Desa in Brunei-Muara, Brunei Darussalam
Jerudong
Kampung Jerudong
Masjid Al-Ameerah Al-Hajjah Maryam
Masjid Al-Ameerah Al-Hajjah Maryam
Kampung Jerudong di Brunei
Kampung Jerudong
Lokasi di Brunei Darussalam
Koordinat: 4°56′14″N 114°50′31″E / 4.9373°N 114.8419°E / 4.9373; 114.8419
NegaraBrunei Darussalam
DistrikBrunei-Muara
MukimSengkurong
Luas
 • Total32,97 km2 (1,273 sq mi)
Populasi
 (2016)[1]
 • Total3.856
 • Kepadatan1,2/km2 (3,0/sq mi)
Zona waktuUTC+8 (BNT)
Kode Pos
BG3122

Kampung Jerudong atau hanya Jerudong adalah sebuah desa di Daerah Brunei-Muara, Brunei Darussalam, sekitar 21 kilometer (13 mil) dari ibu kota Bandar Seri Begawan. Populasinya adalah 3.856 jiwa pada tahun 2016.[1] Ini adalah salah satu permukiman di Mukim Sengkurong.

Desa ini merupakan lokasi bagi beberapa tempat terkenal di negara ini. Di desa ini terdapat Taman Jerudong, satu-satunya taman hiburan di negara ini. Jerudong juga merupakan lokasi bagi Taman Pusat Pengobatan Jerudong dan Pusat Spesialis Pantai Jerudong, pusat perawatan kesehatan spesialis utama di negara ini.

Sejarah

Di masa lalu, pernah ada usaha eksplorasi minyak di Jerudong. Pada tahun 1914, lima sumur dangkal dibor tetapi ditinggalkan pada tahun berikutnya karena masalah geologi.[2][3] Meskipun demikian, pengeboran dilanjutkan pada tahun 1940, dan kemudian pada tahun 1955, oleh British Malayan Petroleum Company, yang mengakibatkan enam sumur dibor.[4][5][6][7] Namun, sumur-sumur tersebut menghasilkan hasil yang tidak signifikan.[8]

Infrastruktur

Masjid desa tersebut adalah Masjid Al-Ameerah Al-Hajjah Maryam; diresmikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah pada tanggal 29 Januari 1999.[9] Masjid ini dapat menampung 2.000 jamaah.[9] Masjid ini merupakan wakaf dari Mariam binti Abdul Aziz, mantan permaisuri Sultan Hassanal Bolkiah.[9]

Desa ini juga merupakan lokasi bagi Konsulat Rusia dan Benin.[10]

Referensi

  1. 1 2 "Population and Housing Census Update Final Report 2016" (PDF). www.deps.gov.bn. Department of Statistics. Desember 2018. Diakses tanggal 19 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ B. A. Hamzah (1991). The Oil Sultanate: Political History of Oil in Brunei Darussalam. Mawaddah Enterprise. hlm. 96. ISBN 978-983-9737-01-1.
  3. ↑ United States. Federal Oil Conservation Board (1928). Report. U.S. Government Printing Office. hlm. 141.
  4. ↑ Albert Lidgett (1955). Petroleum Times. Petroleum Times. hlm. 854.
  5. ↑ Bulletin of the American Association of Petroleum Geologists. American Association of Petroleum Geologists. 1956. hlm. 1664.
  6. ↑ Annual Report. H.M. Stationery Office. 1955. hlm. 17.
  7. ↑ Annual Report of the Geological Survey Department, British Territories in Borneo. Government Printer. 1956.
  8. ↑ Great Britain. Colonial Office (1957). Brunei. H.M. Stationery Office. hlm. 59.
  9. 1 2 3 "SenaraiMasjid - Masjid Al-Ameerah Al-Hajjah Maryam, Kampong Jerudong". www.kheu.gov.bn (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 19 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Embassy". Information Department, Prime Minister's Office. Diakses tanggal 2023-08-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan