Minggu, 11 Oktober 2026
12:57 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Jean Louis Cabanis

Jean Louis Cabanis

Bagikan:
250px-Jean_Louis_Cabanis_1816-1906.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jean Louis Cabanis

Jean Louis Cabanis (8 Maret 1816 – 20 Februari 1906) adalah seorang ahli biologi berkebangsaan Jerman.

Cabanis melanjutkan studinya di sebuah universitas di Jerman, Humboldt-Universität zu Berlin dari tahun 1835 sampai tahun 1839. Setelah itu, Cabanis pergi ke Amerika Utara dan kembali pada tahun 1841 dengan membawa koleksi hayati dalam jumlah besar.

Cabanis adalah seorang asisten, yang kemudian menjadi seorang direktur dari Museum für Naturkunde di Berlin, menggantikan Martin Lichtenstein. Cabanis juga merupakan seorang pemrakarsa dari jurnal ilmiah dalam bidang burung-burung, Journal für Ornithologie yang dibentuk pada tahun 1853. Dia memberikan kontribusi di jurnal tersebut selama empatpuluh-satu tahun, dan kemudian diteruskan oleh anak menantu laki-lakinya Anton Reichenow.

Beberapa spesies burung dinamakan setelah Cabanis.

Jean Cabanis meninggal dunia pada tanggal 20 Februari 1906 di kota Berlin.

Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan