Senin, 19 Oktober 2026
06:29 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Jean Arp

Jean Arp

Seniman Perancis

Bagikan:
250px-Hans_Arp.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jean Arp

Jean Arp (16 September 1887 – 7 Juni 1966) adalah pematung, pelukis dan penyair Prancis yang merupakan pemimpin Eropa dalam seni selama awal abad ke-20.[1] Ia pertama dilatih sebagai seorang seniman di kota asalnya, Strasbourg.[1] Kemudian ia belajar di Weimar, Jerman dan di Akademi Julian di Paris.[1] Pada tahun 1912 ia pergi ke Munich.[1] Lalu, ia kembali ke Paris pada tahun 1914 dan berkenalan dengan seniman Modigliani, Picasso dan Robert Delaunay serta dengan penulis Max Jacob.[1] Selama Perang Dunia I ia berada di Zurich dan menjadi salah satu pendiri dari gerakan Dada.[1] Di sana ia menghasilkan lukisan pertamanya.[1] Setelah perang ia dan istrinya (Sophie Taeuber) tinggal di Jerman sampai tahun 1924.[1] Selama tahun 1920-an ia dikaitkan dengan surealis dan pada tahun 1930 ia adalah anggota dari kelompok Cercle et Carre.[1] Pada tahun 1931 ia berpartisipasi dalam gerakan Abstraction-Creation.[1] Selama Perang Dunia II ia kembali tinggal di Zurich (istrinya meninggal pada tahun 1943).[1] Ia menarima penghargaan patung utama pada tahun 1954 di Vennice Biennale dan meraih penghargaan yang sama di Pittsburgh International pada tahun 1964.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Jean Arp". Diakses tanggal 27 Juni 2014.
  2. ↑ "Jean Arp (Hans Arp) 1886–1966". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-19. Diakses tanggal 27 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan