Kamis, 22 Oktober 2026
02:13 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Jayachamarajendra Wadiyar

Jayachamarajendra Wadiyar

Bagikan:
Jayachamarajendra Wadiyar Bahadur
GCB, GCSI
Maharaja Mysore
250px-Court_portrait_of_Jayachamarajendra_Wadiyar_of_Mysore.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Berkuasa1940–1950
Penobatan29 Agustus 1940, Istana Mysore
PendahuluKrishnaraja Wadiyar IV
PenerusSrikanta Wadiyar
Lahir(1919-07-18)18 Juli 1919
Istana Mysore, Mysore, Kerajaan Mysore, India
Meninggal23 September 1974(1974-09-23) (umur 55)
Istana Bangalore, Bangalore, India
AyahYuwaraja Kanteerawa Narasimharaja Wadiyar
IbuYuwarani Kempu Cheluwaja Amanni
KeturunanPutri Gayatri Dewi Awaru, Putri Meenakshi Dewi Awaru, Putri Srikantadatta Narasimharaja Wadiyar, Putri Kamakshi Dewi Awaru, Putri Indrakshi Dewi Awaru, Putri Vishalakshi Dewi Awaru
WangsaDinasti Wadiyar
AgamaHinduisme

Yang Mulia Maharaja Sri Sir Jayachamarajendra Wadiyar Bahadur, Maharaja Mysore,[1] GCB, GCSI (18 Juli 1919 –23 September 1974) aka Jaya Chamarajendra Wadiyar[1] atau Chamaraja Wadiyar XI,[2] adalah Maharaja terakhir wilayah kerajaan Mysore dari tahun 1940 hingga 1950. Ia merupakan seorang filsuf, musikolog, pemikir politik, filantrofis, serta pendiri Wishwa Hindu Parishad.[3]

Ia merupakan anak semata wayang dari pasangan Yuwaraja Kanteerawa Narasimharaja Wadiyar dan Yuwarani Kempu Cheluwaja Amanni. Ia lulus dari Maharaja's College, Mysore pada tahun 1938 dengan memperoleh lima penghargaan dan medali emas. Ia menikah pada tanggal 15 Mei 1938. Jayachamarajendra mulai berkuasa pada tanggal 8 September 1940 setelah kematian pamannya, Nalwadi Krishnaraja Wodeyar.

Jayachamarajendra menandatangani perjanjian penggabungan dengan India pada Agustus 1947. Maka negara Mysore secara resmi menjadi bagian dari India pada 26 Januari 1950. Kemudian, ia menjabat sebagai Rajpramukh Negara Bagian Mysore dari 26 Januari 1950 hingga 1 November 1956. Setelah Mysore diintegrasikan dengan wilayah Negara Bagian Madras dan Hyderabad yang berbahasa Kannada, ia menjadi Gubernur Negara Bagian Mysore dari 1 November 1956 hingga 4 Mei 1964. Ia juga menjadi gubernur Negara Bagian Madras (Tamil Nadu) dari 4 Mei 1964 hingga 28 Juni 1966.

Maharaja Jayachamarajendra meninggal dunia pada tanggal 23 September 1974.

Catatan kaki

  1. 1 2 The Wodeyar Dynasty
  2. ↑ "Official Website of Mysore Palace". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-24. Diakses tanggal 2014-04-25.
  3. ↑ Ikegame, Aye (2013). Princely India Re-imagined: A Historical Anthropology of Mysore from 1799 to the present. Routledge. hlm. 67. ISBN 9781136239090.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jayachamarajendra Wadiyar.
Jayachamarajendra Wadiyar
Lahir: 1919 Meninggal: 1974
Gelar
Didahului oleh:
Krishna Raja Wadiyar IV
(sebagai Raja Mysore)
Maharaja Mysore
1940–1950
Diteruskan oleh:
Monarki dibubarkan
(bergabung dengan India)
Jabatan politik
Didahului oleh:
Tidak ada;
jabatan diadakan 26 Januari 1950
Rajpramukh Negara Bagian Mysore
1950–1956
Diteruskan oleh:
Post abolished
Dibubarkan oleh Pemerintah India 31 Oktober 1956
Didahului oleh:
Tidak ada;
jabatan diadakan 31 Oktober 1956,
setelah dihapuskannya jabatan Rajpramukh
Gubernur Negara Bagian Mysore
1956–1964
Diteruskan oleh:
S.M. Sriganesh
Didahului oleh:
Bhishnuram Medhi
Gubernur Negara Bagian Madras
1964–1966
Diteruskan oleh:
Ujjal Singh
Hanya gelar saja
Didahului oleh:
Tidak ada
— TITULER —
Maharaja Mysore
1950–1974
Petahana
Penerus:
Srikanta Datta Narsimharaja Wodeyar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan