Minggu, 11 Oktober 2026
15:20 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Jas Mao

Jas Mao

Bagikan:
250px-Mao-Anzug.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jas tunik Tiongkok ("Zhongshan/Jas Mao")
250px-Sun_Yat-sen_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sun Yat-sen

Jas tunik Tiongkok modern merupakan sebuah gaya pakaian tradisional yang dikenal di Tiongkok dengan sebutan jas Zhongshan (Hanzi sederhana:中山装; Hanzi tradisional:中山裝; Pinyin:Zhōngshān zhuāng) (mengambil nama dari Sun Yat-sen), dan kemudian disebut sebagai jas Mao (mengambil nama dari Mao Zedong). Pakaian ini dikenal melalui atasannya yang mirip sebuah jas yang tertutup, dengan empat buah kantung di atasan bagian depan. Jas ini tidak menampakkan kemeja dalaman sama sekali. Kerahnya kecil dan tegak, tidak berlipat.

Tak hanya pemimpin komunis, para pejabat negara Asia Timur (seperti Jepang) juga memakai jas ini. Jas ini dianggap orang Tiongkok sebagai tandingan jas berdasi yang dikenakan orang Barat.

Sejarah

Ketika Dinasti Qing berhasil diruntuhkan oleh revolusi yang dipimpin Sun Yat-Sen, maka ia pun mempopulerkan sebuah pakaian nasional yang baru, yaitu jas yang kini malah sering disebut sebagai jas Mao oleh orang-orang asing. Adalah sebuah kebiasaan di Tiongkok, bahwa dengan bergantinya dinasti, maka pakaian nasional juga diganti. Karena itu pakaian tiap-tiap dinasti kelihatan berbeda.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan