Senin, 28 September 2026
08:51 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Jaromar I, Pangeran Rügen

Jaromar I merupakan seorang Pangeran Rügen antara tahun 1170 dan 1218.

Latar belakang

Jaromar merupakan seorang bangsawan Rani, yang merupakan seorang pribumi dari pulau Rügen. Jaromar menjadi pemimpin Kerajaan Rügen sebagai hasil penaklukan Denmark atas Rügen pada tahun 1168. Pewarisnya adalah Tezlaw, yang pada tahun 1168 menyerah kepada Denmark.

Penaklukan Denmark

Denmark mengorganisir suatu perang Kristen ke bekas pulau-pulau pagan dan mengahncurkan pagan dan tempat-tempat kultus. Aksi ini juga membuat perompakan dan penjarahan ke wilayah-wilayah Denmark berakhir. Angkatan Laut Denmark, yang dipimpin oleh militer-militer yang lainnya, Uskup Agung Absalon, menaklukkan dan menghancurkan benteng Tanjung Arkona. Benteng kuil Arkona (Jaromarsburg) telah menjadi pusat agama Slavik Rani. Pulau Rügen bergabung ke dalam Keuskupan Agung dari Roskilde, Denmark.[1]

Denmark mengatur Rügen sebagai pengikut mereka. Jaromar, yang tidak berkomitmen kepada para pemimpin pagan, menerima Kristiani dan berjanji setia kepada Raja Valdemar I dari Denmark.[2]

Jaromar bersekutu dengan Hvide dan Galen dari klan-klan jutawan, yqng merupqkqn pqrq pemimpin Zealand dan Skåne. Putra dan pewaris Jaromar Wizlaw I menikahi seorang wanita dari keluarga seorang jutawan Denmark, yang berpengaruh di dalam bagian-bagian Denmark yang terdekat dengan Rügen.

Pada tahun 1185, Jaromar I memulai konstruksi Gereja St. Mary (Marienkirche) yang didirikan di dalam istananya Rugard (yang kemudian menjadi kota Bergen-auf-Rügen). Pada tahun 1193, gereja diselesaikan dan kemudian ditahbiskan sebagai sebuah gereja biara, membuatnya menjadi bangunan tertua di Rügen. Konon Jaromar dimakamkan di bawah batu nisan yang ditanam di dalam dinding luar gereja. Sebagai tambahan ia mendirikan Cistercian Biara Eldena (Kloster Eldena).[3][4]

Referensi

Sumber lainnya

  • Buchholz, Werner Deutsche Geschichte im Osten Europas. Pommern (Siedler Verlag. 2002) ISBN 3886807800
  • Addison, James Thayer Medieval Missionary: A Study of the Conversion of Northern Europe Ad 500 to 1300 (Kessinger Publishing. 2003) ISBN 0-7661-7567-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan