Kamis, 24 September 2026
22:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Hardcore Jepang

Japanese hardcore adalah sebutan untuk skena musik hardcore punk di Jepang. Skena musik ini muncul dari gelombang protes akibat perubahan situasi sosial dan ekonomi yang melanda Jepang pada tahun 1980-an. Grup musik seperti SS yang terbentuk pada tahun 1977 dianggap sebagai pelopor skena musik ini,[1] disusul oleh grup musik-grup musik lain seperti The Stalin dan GISM yang terbentuk pada tahun 1980 dan 1981. Para musisi yang terlibat di skena musik ini biasanya mengikutsertakan unsur musik crossover thrash, thrash metal, anarko-punk, horror punk, D-beat dan grindcore di lagu-lagu yang mereka buat bersama grup musiknya masing-masing.

Daftar band terkemuka

  • Anti Feminism
  • The Comes
  • The Dead Pop Stars
  • Disclose
  • Envy
  • GISM
  • Garlic Boys
  • Gauze
  • The Piass
  • SOB
  • SS
  • The Stalin

Referensi

  1. "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-04-20. Diakses tanggal 25 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Sumber-sumber

  • Hoare, James. "Japanese Grindcore". Majalah Terrorizer nomor 180, edisi bulan Februari 2009, hal. 52-53.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan