Selasa, 27 Oktober 2026
04:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Jangseung

Jangseung

Bagikan:
Jangseung
250px-Korean.Folk.Village-Minsokchon-15.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jangseung di Kampung Rakyat Korea, Yongin.
Nama Korea
Hangul
장승
Hanja
長承 or 長丞
Alih AksaraJangseung
McCune–ReischauerChangsŭng
Nama lain:
Beopsu (법수), Beoksu (벅수)

Jangseung adalah totem yang berasal dari Korea. Jangseung biasanya diletakkan untuk menandakan batas desa dan juga sebagai simbol penolak bala. Jangseung ada pula yang disembah sebagai dewa pelindung. Di wilayah selatan Korea seperti di provinsi Jeolla, Chungcheong, dan Gyeongsang, jangseung disebut beopsu atau beoksu, dari kata boksa (복사/卜師), yang artinya "pak dukun". Di wilayah Jeolla, jangseung biasanya dibuat dari batu dan menyerupai dolhareubang dari Pulau Jeju.

Di Seoul, pada abad ke-18 pada masa Dinasti Joseon, Raja Jeongjo memerintahkan jangseung didirikan di wilayah dekat Sangdo untuk menghalau arwah jahat dan setan ketika ia sedang melakukan sebuah upacara di Suwon, di mana terdapat makam ayahnya. Sejak itu sebuah di Seoul dinamakan Jangseungbaegi dan sekarang diberikan pula pada nama Stasiun Jangseungbaegi di Kereta Bawah Tanah Metropolitan Seoul Jalur 7.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jangseung.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan