Senin, 02 November 2026
09:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Jamu jun

Bagikan:
Jamu Jun
Tempat asalIndonesia
DaerahKota Semarang

Jamu Jun merupakan minuman berbahan dasar tepung beras yang diberi campuran rempah rempah dan di sajikan dengan bubuk merica sebagai pelengkap. Minuman ini berasal dari kawasan pesisir pantai utara jawa tengah, terutama dari daerah Semarang, Demak, dan Jepara. Dengan penyebutan yang berbeda di masing masing daerah. Di semarang biasa di sebut sebagai Jamu Jun, sedangkan di wilayah Demak di sebut sebagai jamu coro. Saat ini Jamu Jun sulit di dapatkan di daerah Jepara ataupun Demak, tetapi masih bisa di temui di wilayah Semarang.

Etimologi

Jun adalah bahasa Jawa untuk menyebut gerabah semacam gentong berleher sempit mirip kendi; atau dalam bahasa Indonesia dikenal juga sebagai buyung (tempat air).[1] Nama wadah inilah yang menjadi asal istilah "jamu jun" karena ciri khas minuman tradisional—yang awalnya dijajakan keliling—ditempatkan atau disimpan dalam wadah yang disebut jun ini.[2][3] Para pedagang menggunakan jun sebagai wadah untuk mempertahankan kehangatan minuman tradisional tersebut.[3] Namun, pada masa kini sudah ada jun yang terbuat dari aluminium yang relatif lebih ringan, kuat, dan tidak mudah pecah.[2]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ "Hasil Pencarian - KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2019-02-20.
  2. 1 2 January 22, Maggo; 2016. "Jamu Jun, Minuman Unik Khas Semarang | mangKoko" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-21. Diakses tanggal 2019-02-20.{{cite web}}: |last2= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  3. 1 2 "Dibuat dari 12 Macam Rempah, Kamu Harus Coba Jamu Jun, Minuman Khas Semarang yang Mulai Punah". Tribun Jateng. Diakses tanggal 2019-02-20.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan