Minggu, 01 November 2026
07:40 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Jabhatul Islamiya

Bagikan:
Jabhatul Islamiya
KelompokUmumnya dari sub-klan Hawiye
PeperanganPerang Saudara Somalia

Jabhatul Islamiya atau JABISO (bahasa Arab:الجبهة الإسلامية), yang juga dikenal sebagai Front Islam Somalia (SIF), adalah sebuah kelompok pemberontak Islam di Somalia. Kelompok ini berpartisipasi dalam pemberontakan tahun 2006-2009 melawan Ethiopia, dan pada bulan Januari 2009 bergabung dengan sayap Aliansi untuk Pembebasan Kembali Somalia yang berbasis di Asmara, yang dipimpin oleh Sheikh Hassan Dahir Aweys, kemudian ada Brigade Ras Kamboni, yang dipimpin oleh Sheikh Hassan Abdullah Hersi al-Turki dan kelompok yang lebih kecil, Mu'askar Anole, untuk membentuk Hizbul Islam yang menjadi kelompok pemberontak kedua yang paling kuat (setelah al-Shabaab) di Somalia yang terus memerangi pasukan penjaga perdamaian TFG dan AMISOM, setelah penarikan mundur pasukan Ethiopia.[1]

Pada tanggal 19 Januari 2009, Jabhatul Islamiyah bertempur di markas besar kepolisian yang berada di distrik Dharkinley di Mogadishu dengan pemerintah Somalia yang menewaskan sedikitnya 2 orang. Jabhatul Islamiya telah menguasai kantor polisi seminggu sebelumnya, tetapi kembali dikuasai oleh pemerintah dan dipaksa untuk menarik diri. Pada hari yang sama, mereka menerima bala bantuan dan kembali berhasil mengendalikan kantor polisi tersebut.[2]

Referensi

Templat:War on Terror


40px-Flag_map_of_Somalia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Somalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan