Kamis, 08 Oktober 2026
14:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Isaac Israëls

Isaac Israëls

Bagikan:

Isaac Lazarus Israëls (3 Februari 1865 – 7 Oktober 1934) adalah pelukis Belanda keturunan Yahudi.

250px-Isaac_Israels_-_Donkeyride.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ezeltjes rijden aan het strand (Keledai Berjalan di Pantai, ±1898-1900.

Anak pelukis Jozef Israëls ini menumbuhkan minat dalam melukis sejak masa kanak-kanak. Antara tahun 1878-1880, ia belajar di sebuah akademi di Den Haag. Ketika berusia 16 tahun, ia menjual lukisan karyanya kepada seniman dan kolektor Hendrik Willem Mesdag meskipun belum selesai.

Dari tahun 1886 Israëls tinggal di Amsterdam, dan mendaftar Akademi Seni Belanda untuk menyelesaikan pendidikannya. Namun, ia hanya bertahan setahun. Israëls sering menghabiskan musim panas dengan ayahnya di Scheveningen. Tertarik dengan mengubah warna matahari dan laut, ia melukis banyak pemandangan pantai yang berwarna.

Di Amsterdam, Israëls bersahabat dengan George Breitner. Kedua seniman itu menangkap momen yang cepat berlalu di ibu kota Belanda. Untuk menciptakan cepatnya perasaan itu, mereka melukis figur-figur yang terpotong secara kasar. Antara tahun 1903-1923, Israëls menghabiskan sebagian besar waktunya di luar negeri, seperti di Paris, London, Bali, Soerakarta dan Batavia (Hindia Belanda). Pada tahun 1923, ia kembali ke rumah orang tuanya di Den Haag, dan menjadikan studio ayahnya sebagai tempat kerjanya. Hingga akhir hayatnya, Israëls menciptakan lukisan bergaya impresionisme dengan warna-warna cerah dan cemerlang.[1]

Galeri

Rujukan

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Isaac Israëls.
  1. ↑ "Rijksmuseum Amsterdam". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-10. Diakses tanggal 2010-01-28.


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan