Selasa, 22 September 2026
08:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Iryeon

Iryeon
Hangul
일연
Hanja
一然
Alih AksaraIryeon
McCune–ReischauerIryŏn

Il-yeon (atau Iryeon) (1206–1289) merupakan seorang biarawan Buddha and Pembimbing Pencerahan Nasional (보각국사, 普覺國師) selama Dinasti Goryeo di Korea. Nama lahirnya adalah Kim Gyeong-myeong (金景明), dan nama kehormatannya adalah Hoe-yeon (晦然).

Ia menjadi seorang biarawan di Kuil Muryangsa pada usia 9 tahun, dan lulus dari Seon ujian nasional pada usia 22 tahun; pada usia 54 tahun ia diberikan ranking Guru yang Agung. Ketika ia berusia 78 tahun, Raja Chungnyeol menawarkannya sebuah posisi ranking dan mencoba untuk membuatnya Pembimbing Nasional, tetapi Iryeon menolaknya. Raja kemudian menunjuknya sekali lagi sebagai Pembimbing Nasional, dan Iryeon turun ke ibu kota Kaesong (kemudian Gaegyeong), tetapi segera kembali ke pegunungan dengan alasan bahwa ibunya yang sudah tua sakit. Pada hari ke-80 bulan ke-7 pada tahun 1289, ia mengadakan wawancara dengan beberapa biarawan, dan kemudian meninggal.

Iryeon dikenal sebagai penulis yang produktif, dan menurut prasasti di makamnya ia menulis sejumlah 80 jilid di dalam topik Buddha. Namun pada hari ini hanya satu dari bukunya yang selamat: Samguk Yusa, yang tidak disinggung di dalam prasasti sama sekali.

Catatan

  • The original version of this article was roughly translated from the Korean Wikipedia, version of April 21, 2006.

Lihat pula


Korea

Artikel bertopik Korea ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan