Minggu, 08 November 2026
17:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Iryeon

Bagikan:
Iryeon
Hangul
일연
Hanja
一然
Alih AksaraIryeon
McCune–ReischauerIryŏn

Il-yeon (atau Iryeon) (1206–1289) merupakan seorang biarawan Buddha and Pembimbing Pencerahan Nasional (보각국사, 普覺國師) selama Dinasti Goryeo di Korea. Nama lahirnya adalah Kim Gyeong-myeong (金景明), dan nama kehormatannya adalah Hoe-yeon (晦然).

Ia menjadi seorang biarawan di Kuil Muryangsa pada usia 9 tahun, dan lulus dari Seon ujian nasional pada usia 22 tahun; pada usia 54 tahun ia diberikan ranking Guru yang Agung. Ketika ia berusia 78 tahun, Raja Chungnyeol menawarkannya sebuah posisi ranking dan mencoba untuk membuatnya Pembimbing Nasional, tetapi Iryeon menolaknya. Raja kemudian menunjuknya sekali lagi sebagai Pembimbing Nasional, dan Iryeon turun ke ibu kota Kaesong (kemudian Gaegyeong), tetapi segera kembali ke pegunungan dengan alasan bahwa ibunya yang sudah tua sakit. Pada hari ke-80 bulan ke-7 pada tahun 1289, ia mengadakan wawancara dengan beberapa biarawan, dan kemudian meninggal.

Iryeon dikenal sebagai penulis yang produktif, dan menurut prasasti di makamnya ia menulis sejumlah 80 jilid di dalam topik Buddha. Namun pada hari ini hanya satu dari bukunya yang selamat: Samguk Yusa, yang tidak disinggung di dalam prasasti sama sekali.

Catatan

  • The original version of this article was roughly translated from the Korean Wikipedia, version of April 21, 2006.

Lihat pula


Korea

Artikel bertopik Korea ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan