Rabu, 21 Oktober 2026
10:25 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Akar lanar

Akar lanar

Bagikan:
Akar lanar
250px-Ipomoea_mauritiana_Johannes_Scharf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Convolvulaceae
Genus: Ipomoea
Spesies:
I. mauritiana
Nama binomial
Ipomoea mauritiana
Jacq.
Sinonim

Convolvulus paniculatus
Ipomoea digitata
Ipomoea eriosperma
Ipomoea paniculata

Akar lanar (Ipomoea mauritiana), kaledek hutan, akar laus (Melayu), widosari (Jawa Tengah),[1] akar keremek, akar kangkung laut, ubi jalar liar adalah tumbuhan obat dan juga flora Indonesia yang berkerabat satu genus dengan ubi jalar.[2]

Deskripsi

Akar lanar merupakan suatu tanaman tahunan yang merambat, dapat mencapai 3-6 m. Ia berbentuk bulat, berrongga, hijau, dan membelit.[1][2] Daunnya berjenis tunggal, bersulur, berseling, berrongga, panjang 3-10 cm, berwarna hijau muda, berbentuk bulat ataupun jantung, berjumlah ganjil, ujungnya runcing, dengan pangkal tumpul, berukuran 6–20 cm × 5–18 cm, pertulangannya menyirip dan menjari. Permukaannya licin dan berwarna hijau. Bunganya berwarna ungu, majemuk, terkumpul dalam malai, berumah satu, kelopaknya terlepas, ujungnya runcing dengan bagian tengah berwarna lebih gelap.[2]

Referensi

  1. 1 2 "Ipomoea digitata L." (PDF). Departemen Kesehatan. 14 November 2001. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-12-07. Diakses tanggal 17 April 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Sastrapradja, Setijati; Soetjipto, Niniek Woelijarni; Danimihardja, Sarkat; Soejono, Rukmini (1981). Proyek Penelitian Potensi Sumber Daya Ekonomi:Ubi-Ubian. 7. hal.13. Jakarta: LIPI bekerja sama dengan Balai Pustaka.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan