Selasa, 13 Oktober 2026
02:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Ion Neculce

Ion Neculce

Bagikan:
Ion Neculce
Stamp_of_Moldova_md439.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Perangko bergambar Ion Neculce
Lahir1672 (1672)
Meninggal1745 (umur 72–73)
Dikenal karenaTawarikh tanah Moldavia (sejak pemerintahan Dabija Vodă sampai pemerintahan kedua Constantin Mavrocordat)

Ion Neculce (1672–1745) adalah seorang penulis sejarah asal Moldavia. Karya utamanya, Letopiseţul Ţărâi Moldovei [de la Dabija Vodă până la a doua domnie a lui Constantin Mavrocordat] (Tawarikh tanah Moldavia [sejak pemerintahan Dabija Vodă sampai pemerintahan kedua Constantin Mavrocordat)) dimaksudkan untuk melanjutkan naratif Ion Neculce, memuat peristiwa-peristiwa yang terjadi dari tahun 1661 sampai 1743.

Kehidupan

Ion Neculce lahir pada tahun 1672. Pada masa pemerintahan Antioh Cantemir ia menjadi spătar (pemegang pedang dan bludgeon kerajaan, yang merupakan pangkat tertinggi kedua dalam tentara setelah voivode), tetapi mencapai pangkat tertinggi pada masa pemerintahan Dimitrie Cantemir ia diangkat menjadi grand hatman karena mendukung Pyotr I dari Rusia dalam peperangan Rusia-Turki.

Ketika Rusia kalah perang, Ion Neculce menemani Dimitrie Cantemir pergi ke Rusia dan tinggal beberapa tahun di sana sampai tahun 1719 dan pulang ke Moldova. Saat itu di bawah pemerintahan Constantin Mavrocordat ia diangkat menjadi vornic. Ini adalah jabatan terakhirnya sebelum meninggal pada tahun 1745.

Karya

  • Letopiseţul Ţărâi Moldovei (de la Dabija Vodă până la a doua domnie a lui Constantin Mavrocordat);
  • O samă de cuvinte

Galeri

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ion Neculce.
Wikisource logo
Wikisource Rumania memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan