Senin, 09 November 2026
02:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Inti Raymi

Inti Raymi

Festival Inka

Bagikan:
250px-Inti_Raymi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Inti Raymi di Saksaywaman, Cusco
250px-Inti_Raymi2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Inti Raymi, Cusco, Huacaypata, 2005
250px-Salasaca_inti_raymi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hari raya Inti Raymi di Salasaca, di dekat Gunung Chimborazo

Inti Raymi'rata ("festival Inti") merupakan upacara keagamaan tradisional di Kerajaan Inka untuk menghormati dewa matahari Inti, dewa tertinggi dalam mitologi Inka. Hari raya ini jatuh pada titik balik matahari musim dingin – hari terpendek dalam setahun – dan Tahun Baru Inka, waktu di mana siang hari mulai kembali memanjang. Di selatan khatulistiwa, musim dingin terjadi pada pertengahan tahun di bulan Juni-Juli. Perayaan Inti Raymi diadakan setiap tanggal 24 Juni.[1]

Pada masa Kekaisaran Inka, Inti Raymi merupakan perayaan terpenting dari empat perayaan yang diadakan di Cusco, sebagaimana yang diceritakan oleh Garcilaso de la Vega. Perayaan berlangsung di Haukaypata atau alun-alun utama kota.

Gambaran

Menurut sejarawan dan penulis Inca Garcilaso de la Vega, Sapa Inka Pachacuti menciptakan Inti Raymi untuk merayakan tahun baru di Pegunungan Andes. Konon, upacara itu juga melambangkan asal-usul mitologis orang-orang Inka. Hari raya itu berlangsung selama sembilan hari dan diisi dengan tarian dengan pakaian berwarna-warni, serta penyembelihan hewan kurban sebagai rasa syukur kepada Pachamama atas hasil panen. Inti Raymi pertama kali diselenggarakan pada tahun 1412. Inti Raymi terakhir yang dihadiri oleh Kaisar Inka dirayakan pada tahun 1535. Setelah itu, penjajah Spanyol dan pendeta Katolik Roma melarang upacara dan praktik keagamaan Inka termasuk Inti Raymi.[2]

Pada tahun 1944, rekonstruksi Inti Raymi dilakukan oleh Faustino Espinoza Navarro dan didukung oleh penduduk pribumi Andes. Rekonstruksi pertama sebagian besar didasarkan pada tulisan-tulisan Garcilaso de la Vega dan hanya mengacu pada upacara keagamaan. Sejak 1944, pertunjukan teatrikal tahunan Inti Raymi terus digelar di Saksaywaman pada 24 Juni, dua kilometer (1,24 mil) dari lokasi perayaan yang asli di pusat kota Cusco. Acara ini menarik ribuan wisatawan dan pengunjung lokal.

Inti Raymi masih dirayakan sebagai bentuk pelestarian kebudayaan asli di seluruh Andes. Perayaan ini melibatkan alat musik, pakaian warna-warni (yang paling terkenal adalah topeng tenun aya huma), dan pembagian makanan. Namun, di banyak bagian Andes, perayaan ini juga dikaitkan dengan festival Katolik Santo Yohanes Pembaptis (24 Juni), yang jatuh beberapa hari setelah titik balik matahari musim dingin di Belahan Bumi Selatan (21 Juni). Sekarang, rangkaian festival Inti Raymi dimulai di Qorikancha, lalu di Plaza de Armas dan di tempat-tempat bersejarah peninggalan bangsa Inka

Referensi

  1. ↑ Staff Writer. "Inti Raymi, The Celebration of the Sun | Discover Peru" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-07-28.[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "The Wonders of Peru's Inti Raymi Festival: A Traveller's Guide". Cachi Life | Peru Tours | Peru Travel Experts (dalam bahasa American English). 2020-07-24. Diakses tanggal 2020-07-28.

Pranala luar

Afrika
Amerika
Asia
Eropa
† menandai perayaan yang sudah tidak dirayakan lagi. ° menandai perayaan yang berubah tanggalnya, namanya atau lokasinya. ( ) menandai demografi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan