Sabtu, 24 Oktober 2026
07:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

International Crisis Group

Bagikan:

International Crisis Group (disingkat ICG) adalah sebuah organisasi nonpemerintah, nirlaba internasional yang misinya mencegah dan menyelesaikan konflik berbahaya melalui analisis berdasar-medan dan advokasi tingkat-tinggi.

Ketika sebuah negara dalam risiko perpecahan, atau kekerasan skala besar, Crisis Group mengirim beberapa tim analis politik ke dalam atau dekat daerah konflik. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh tim ini, organsisasi ini menciptakan laporan analisis dengan rekomendasi yang ditujukan kepada pemimpin-pemimpin dunia dan organisasi-organisasi. Sebagai tambahan, grup ini juga menerbitkan newsletter bulanan, CrisisWatch, yang memberikan sekilas berita tentang kekerasan yang sedang terjadi di dunia.

Sebagai organisasi yang menghasilkan laporan dan analisis, grup ini bekerja dengan banyak pemerintah, organisasi, dan media untuk menerbitkan dan menyebarkan laporan mereka, yang juga tersedia dalam situs resmi mereka.

Kantor pusat Crisis Group terletak di Brusel, dan mereka memliki kantor-kantor advokasi di Washington, DC, New York City, London dan Moskow, dan juga kantor setempat di Amman, Belgrade, Beirut, Kairo, Dakar, Dushanbe, Islamabad, Jakarta, Kabul, Nairobi, Bishkek, Port-au-Prince, Pretoria, Pristina, Quito, Seoul, Skopje dan Tbilisi. Crisis Group juga memiliki analis yang bekerja di lebih dari 40 negara dan wilayah dalam konflik di empat benua. Crisis Group didanai melalui sumbangan dari Pemerintahan Barat, fondasi lainnya, dan organisasi, perusahaan, dan individual.

Negara-negara dengan aktivitas Crisis Group

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan