Selasa, 27 Oktober 2026
10:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Ilusi optis

Ilusi optis

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Ilusi optis" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
330px-Grid_illusion.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilusi jaring yang berbinar atau ilusi jaring Hermann. Titik-titik hitam pada pertemuan garis tampak dan menghilang dengan cepat.

Ilusi optis adalah ilusi yang terjadi karena kesalahan penangkapan mata manusia. Ada anggapan konvensional bahwa ada ilusi yang bersifat fisiologis dan ada ilusi yang bersifat kognitif.[1]

Ilusi fisiologis

Ilusi fisiologis, seperti yang terjadi pada afterimages atau kesan gambar yang terjadi setelah melihat cahaya yang sangat terang atau melihat pola gambar tertentu dalam waktu lama. Hal ini dianggap sebagai efek pada mata atau otak akibat stimulasi berlebihan atau interaksi dengan stimulus kontekstual atau persaingan dengan stimulus tipe tertentu—kecerahan, warna, posisi, ubin, ukuran, gerakan, dll. Teorinya adalah bahwa stimulus mengikuti jalur saraf khusus yang terpisah pada tahap awal pemrosesan visual dan bahwa aktivitas yang intens atau berulang di jalur tersebut atau interaksi dengan saluran aktif yang berdekatan menyebabkan ketidakseimbangan fisiologis yang mengubah persepsi.

Ilusi kognitif

Ilusi kognitif diasumsikan terjadi karena anggapan pikiran terhadap sesuatu di luar. Pada umumnya ilusi kognitif dibagi menjadi ilusi ambigu, ilusi distorsi, ilusi paradoks dan ilusi fiksional.

  • Pada ilusi ambigu, gambar atau objek bisa ditafsirkan secara berlainan. Contohnya adalah: kubus Necker dan vas Rubin.
  • Pada ilusi distorsi, terdapat distorsi ukuran, panjang atau sifat kurva (lurus lengkung). Contohnya adalah: ilusi dinding kafe dan ilusi Mueller -Lyer.
  • Ilusi paradoks disebabkan karena objek yang paradoksikal atau tidak mungkin, misalnya pada segitiga Penrose atau 'tangga yang mustahil', seperti misalnya terlihat pada karya seni grafis M C Escher, berjudul "Naik dan Turun" serta "Air Terjun".
  • Ilusi fiksional didefinisikan sebagai persepsi terhadap objek yang sama sekali berbeda bagi seseorang tetapi bukan bagi orang lain, seperti disebabkan karena schizoprenia atau halusinogen. Ini lebih tepatnya disebut dengan halusinasi.

Galeri

Beberapa gambar dibutuhkan tampilan dalam resolusi penuh untuk melihat efeknya.
  • 120px-Grey_square_optical_illusion.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Same_color_illusion_proof2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Optical_illusion_greysquares.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Optical-illusion-grid-lines.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Gradient-optical-illusion.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Optical-illusion-checkerboard.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Optical_illusion-03.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Zollner_illusion.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Cup_or_faces_paradox.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Optical-illusion-diamonds.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ Pisters, Patricia (2012). The Neuro-Image: A Deleuzian Film-Philosophy of Digital Screen Culture, p.80. Stanford. ISBN 978-0-8047-8284-5.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ilusi optis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan