Sabtu, 31 Oktober 2026
07:12 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ibrahim Pasya dari Parga

Ibrahim Pasya dari Parga

wazir agung Utsmaniyah ke-28

Bagikan:
Ibrahim Pasya dari Parga
250px-Pargal%C4%B1_Ibrahim_Pasha_%2816024728%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran Ibrahim Pasya
Wazir Agung Utsmaniyah ke-28
Masa jabatan
27 Juni 1523 –5 Maret 1536
Penguasa monarkiSüleyman I
PendahuluPiri Mehmed Pasha
PenggantiAyas Mehmed Pasha
Gubernur Mesir Utsmaniyah
Masa jabatan
1525–1525
Penguasa monarkiSüleyman I
PendahuluGüzelce Kasım Pasha
PenggantiGüzelce Kasım Pasha
Informasi pribadi
Lahir1493
Meninggal13 Maret 1536
Suami/istriMuhsine Hatun, Hatice Sultan
Karier militer
Pihak Kesultanan Utsmaniyah
PangkatWazir Agung
Serasker

Pargalı Ibrahim Pasya (pengucapan bahasa Turki: [paɾgaˈlɯibɾaːˈhimpaˈʃa]) (1494–1536), juga disebut Frenk Ibrahim Pasya ("orang Barat"), Makbul Ibrahim Pasya ("kesayangan"), yang nantinya berubah menjadi Maktul Ibrahim Pasya ("dihukum mati") setelah dihukum mati di Istana Topkapi, adalah Wazir Agung Kesultanan Utsmaniyah yang diangkat oleh Suleiman I pada tahun 1523 dan menggantikan wazir agung Piri Mehmed Pasya, yang diangkat pada tahun 1518 oleh ayah Suleiman, Selim I. Ia menjabat sebagai wazir agung selama 13 tahun, dan memiliki kekuasan dan pengaruh yang kuat, tetapi pada tahun 1536 ia dihukum mati oleh Sultan karena membelot dan propertinya disita oleh negara.

Pustaka

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Piri Mehmed Pasya
Wazir Agung
27 Juni 1523-14 Maret 1536
Diteruskan oleh:
Ayas Mehmed Pasha


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan