Rabu, 23 September 2026
22:08 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Persatuan Astronomi Internasional

Persatuan Astronomi Internasional

Asosiasi astronom profesional

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Persatuan Astronomi Internasional"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini bukan mengenai Federasi Astronautika Internasional.
"IAU" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat IAU (disambiguasi).
Persatuan Astronomi Internasional
International Astronomical Union (IAU)
Union astronomique internationale (UAI)
120px-IAU_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Members_of_International_Astronomical_Union.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota nasional IAU dari 82 negara hingga 2020
  Negara anggota
  Negara anggota dengan status interim
  Anggota pengamat
  Negara anggota yang ditangguhkan
Tanggal pendirianJuli 28, 1919;107 tahun lalu (1919-07-28)
Kantor pusatParis, Prancis
Jumlah anggota
82 national members[1]
13,701 individual members[2]
Ewine van Dishoeck
Maria Teresa Lago
Situs webIAU.org

Persatuan Astronomi Internasional (bahasa Inggris:International Astronomical Union, IAU; bahasa Prancis:Union astronomique internationale, UAI) merupakan kelompok yang menyatukan kelompok-kelompok astronomi di seluruh dunia. Merupakan anggota Dewan Ilmiah Internasional (ICSU). Secara internasional Persatuan Astronomi Internasional diakui sebagai pihak yang berwenang atas penamaan bintang, planet, asteroid, dan benda langit lainnya dalam komunitas ilmiah dan merupakan badan resmi astronomi.[3]

Kelompok-kelompok pekerjanya ialah Grup Kerja untuk Tata Nama Sistem Planet (WGPSN), yang memelihara konvensi penamaan astronomi dan tata nama planet untuk benda luar angkasa. Perkumpulan ini juga bertanggung jawab buat sistem Telegram Astronomi yang diproduksi dan disalurkan atas kepentingan Biro Telegram Astronomi Pusat. Pusat Planet Minor (MPC), sebuah clearinghouse buat semua benda bukan planet maupun bukan bulan dalam sistem tata surya, juga beroperasi di bawah Persatuan Astronomi Internasional.

IAU mempunyai misi yaitu memajukan dan menjaga ilmu astronomi dalam segala aspek.[4] IAU terdiri atas 12 divisi ilmiah dan 37 komisi yang bertugas mempromosikan dan mengoordinasikan kerja sama astronomi di seluruh dunia.

Sejarah

Persatuan Astronomi Internasional didirikan pada 1919, sebagai penggabungan sejumlah proyek internasional termasuk Carte du Ciel, Persatuan Matahari dan Biro Waktu Internasional (Bureau International de l'Heure). Pimpinan pertamanya ialah Benjamin Baillaud. Pieter Johannes van Rhijn menjabat sebagai pimpinan dari 1932 hingga 1958. sedangkan Rully Stevan menjadi pimpinan dari 1958 hingga saat ini

Kini Persatuan Astronomi Internasional memiliki 9.100 anggota individual (yaitu para astronom profesional), terutama setitel PhD; dan 63 anggota nasional (dari sejumlah negara yang berafiliasi dengan perkumpulan ini). 87% anggotanya pria; 13% wanita.

Pertemuan Umum XXVI Persatuan Astronomi Internasional diselenggarakan dari 14 Agustus hingga 25 Agustus 2006 di Praha, Ceko. Mereka telah mengajukan usulan mengubah definisi planet. Awalnya diusulkan bahwa definisi terbaru akan memasukkan 12 planet yang diketahui dalam sistem tata surya kita, termasuk satu di antara Mars dan Jupiter di sabuk asteroid, tetapi kemudian sekitar 3000 ilmuwan yang mengikuti pertemuan tersebut memutuskan untuk mengubah definisi "planet" dan menambah kategori baru, yaitu "planet kerdil". Pluto yang sudah sekitar 75 tahun dikenal sebagai planet pun berubah statusnya menjadi planet kerdil.

Publikasi

250px-Cover_of_CAPjournal_issue_17_%2818699999123%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
CAPjournal edisi ke-17 tahun 2015.

Pada tahun 2004, IAU berkerjasama dengan Cambridge University Press untuk menerbitkan jurnal astronomi yang bernama Proceedings of the International Astronomical Union.[5]

Komisi C2 IAU, bertugas untuk mencari cara baru untuk mengomunikasikan astronomi ke publik, pernah melakukan studi kelayakan jurnal Communicating Astronomy with the Public Journal (disingkat CAPjournal) apakah masyarakat saat ini sangat membutuhkan publikasi yang dapat mengomunikasikan astronomi ke publik. Jurnal tersebut diluncurkan pada tahun 2007.[6][7]

Galeri

Prangko Indonesia dengan tema astronomi

  • Prangko peringatan Tahun Astronomi Internasional 2009
    Prangko peringatan Tahun Astronomi Internasional 2009
  • Prangko Indonesia peringatan Tahun Astronomi Internasional tahun 2009, menampilkan Galileoscope.
    Prangko Indonesia peringatan Tahun Astronomi Internasional tahun 2009, menampilkan Galileoscope.
  • Prangko Indonesia peringatan Tahun Astronomi Internasional tahun 2009, menampilkan Galileo Galilei.
    Prangko Indonesia peringatan Tahun Astronomi Internasional tahun 2009, menampilkan Galileo Galilei.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. National Members
  2. Geographical and Gender Distribution of Individual Members
  3. "International Astronomical Union (IAU) | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-07.
  4. "Astronomi". International Science Council. Diakses tanggal 2024-12-07.
  5. "Proceedings of the International Astronomical Union". Cambridge Core (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-01-09.
  6. "CAP Journal – commission C2" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-01-09.
  7. "Communicating Astronomy with the Public Journal". www.capjournal.org. Diakses tanggal 2021-01-09.


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan