Sabtu, 31 Oktober 2026
03:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Huỳnh Phú Sổ

Huỳnh Phú Sổ

Bagikan:
Pada nama Vietnam ini, nama keluarga-nya adalah Huỳnh, namun seringkali disederhanakan menjadi Huynh dalam teks bahasa Inggris. Menurut kebiasaan Vietnam, tokoh ini dipanggil dengan nama pemberian-nya Sổ.
Huỳnh Phú Sổ
Huynh_Phu_So.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Huỳnh Phú Sổ
Lahir1920
Meninggal1947 (umur 26–27)
Nama lainPhật thầy
Dikenal karenaMendirikan Hòa Hảo

Huỳnh Phú Sổ (1920–1947), yang lebih dikenal sebagai Phật thầy ("Master Buddha" dalam bahasa Vietnam), adalah pendiri tradisi keagamaan Hòa Hảo.

Tahun-tahun awal

Duc_huynh_phu_so.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Foto Huỳnh Phú Sổ yang diperjelas secara digital

Lahir di desa Hòa Hảo, dekat Châu Đốc, Vietnam, Indochina Prancis pada 1920, Sổ merupakan putra dari petani kaya yang moderat.

Tidak seperti Buddha Gautama atau Yesus, Sổ merupakan orang Vietnam. Akibatnya, Sổ menjadi ikon nasionalis dan menjadi pria yang dicari oleh otoritas kolonial Prancis, yang meraih 100,000 pengikut dalam waktu kurang dari setahun. Ia memprediksi bahwa politik akan menjadi penyebab kematian dininya.[1]

Referensi

  1. ↑ Buttinger, pp. 255–57.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan