Rabu, 14 Oktober 2026
20:01 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Komunitas puncak

Komunitas puncak

Bagikan:
250px-Beech_Tree_in_Warren_Woods%2C_MI%2C_USA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warren Woods di Michigan, Amerika Serikat, merupakan contoh hutan puncak beech-maple. Pohon beech (tengah) dan maple gula (kiri bawah) mendominasi hutan karena tingginya yang menjulang dan toleransinya terhadap naungan.

Dalam ekologi ilmiah, komunitas puncak atau komunitas puncak klimatik adalah istilah historis untuk suatu komunitas tumbuhan, hewan, dan jamur yang, melalui proses suksesi ekologi dalam perkembangan vegetasi suatu wilayah dari waktu ke waktu, telah mencapai keadaan tunak. Keadaan setimbang ini dahulu dianggap terjadi karena komunitas puncak tersusun atas spesies yang paling sesuai dengan kondisi rata-rata di wilayah tersebut. Istilah ini terkadang juga diterapkan pada perkembangan tanah. Meskipun demikian, kemudian diketahui bahwa suatu "keadaan tunak" lebih bersifat tampak daripada benar-benar nyata, terutama dalam rentang waktu yang panjang.

Gagasan mengenai satu puncak tunggal, yang didefinisikan berdasarkan iklim regional, berasal dari Frederic Clements pada awal tahun 1900-an. Analisis pertama mengenai suksesi yang mengarah pada sesuatu yang menyerupai puncak ditulis oleh Henry Cowles pada 1899, tetapi Clements-lah yang menggunakan istilah "puncak" untuk menggambarkan titik akhir suksesi yang diidealkan.[1]

Referensi

  1. ↑ Cowles, Henry Chandler (1899). "The Ecological Relations of the Vegetation on the Sand Dunes of Lake Michigan". Botanical Gazette 27(2): 95–117; 27(3): 167–202; 27(4): 281–308; 27(5): 361–391.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik ekologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan