Selasa, 22 September 2026
02:58 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Prama Grand Preanger

Prama Grand Preanger

perusahaan asal Indonesia

Grand Hotel Preanger
330px-Bandung_-_Hotel_Preanger_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Prama_Grand_Preanger&revid=29424839&groups=_420c1e88fedb84fb855d371059517ffc86735883&parser=parsoid
Peta interaktif area Prama Grand Preanger
Informasi umum
LokasiBandung, Indonesia
AlamatJalan Asia Afrika 81, Bandung
Pembukaan1920
ManajemenJaswita Jabar
Informasi lain
Jumlah kamar187
Situs web
grandhotelpreanger.com

Grand Hotel Preanger adalah hotel 5-bintang terletak di pusat kota Bandung adalah salah satu hotel besar dan tertua di Bandung.

Sejarah

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Auto%27s_voor_Hotel_Preanger_in_Bandoeng_TMnr_60052435.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Grand Hotel Preanger pada tahun 1920-an
330px-Grand_Preanger_Bandung_2008_sk.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prama Grand Preanger

Pada tahun 1884, ketika para Priangan planters (pemilik perkebunan di Priangan) mulai berhasil dalam usaha pertanian dan perkebunan di sekitar kota Bandung - dahulu bernama Priangan - mereka mulai sering datang untuk menginap dan berlibur ke Bandung. Kebutuhan mereka disediakan oleh sebuah toko di Jalan Groote Postweg (sekarang Jalan Asia Afrika). Namun, kemudian toko itu bangkrut, sehingga pada tahun 1897 oleh seorang Belanda bernama W.H.C. Van Deeterkom toko itu diubah menjadi sebuah hotel dan diberi nama Hotel Preanger Kemudian pada tahun 1920 berubah menjadi Grand Hotel Preanger .

Selama seperempat abad Grand Hotel Preanger yang berarsitektur gaya Indische Empire menjadi kebanggaan orang-orang Belanda di Kota Bandung yang kemudian pada akhirnya direnovasi dan didesain ulang pada tahun 1929 oleh Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker dibantu oleh mantan muridnya, Ir. Soekarno (mantan Presiden RI pertama). Namanya kemudian menjadi lebih terkenal, baik di dalam maupun di luar negeri dan menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat pada saat itu bila mereka menginap di hotel tersebut.

Hotel Preanger dan Chaplin Bersaudara

Pada 1932, Hotel Preanger disinggahi oleh Chaplin bersaudara dalam lawatan mereka ke Hindia Belanda. Mereka beristirahat sejenak di hotel untuk membersihkan badan dan menikmati makan malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Garut. Apa yang disediakan di sana membuatnya terkesan, dan Charlie tidak segan melontarkan pujian. Menurut Charlie, Hotel Preanger terkesan modern dan sangat berbeda dengan hotel lainnya di Jawa. Selain terkesan dengan interior Hotel Preanger, Charlie pun terkesan dengan arsitektur luar hotel. Ditemani sang manajer hotel, Charlie berdiri di tengah jalan dan mengagumi keindahan hotel. Padahal saat itu, hujan sedang turun dengan derasnya.

Pengelola Selanjutnya

Grand Preanger mengalami banyak pergantian pengelola, antara lain oleh N.V. Saut, C.V. Haruman, P.D. Kertawisata, PT Aerowisata dan akhirnya pada tahun 2020 hingga kini dikelola oleh PT Jaswita (Perseroda).

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik penginapan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan