Selasa, 22 September 2026
15:52 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Horapollo

Horapollo (dari Horus Apollo; bahasa Yunani: Ὡραπόλλων) adalah orang yang seharusnya menulis risalah, berjudul Hieroglyphica, pada hieroglif Mesir, masih ada terjemahannya dalam bahasa Yunani Bizantium oleh orang bangsa Filipus, yang berasal dari sekitar abad ke-5.

Horapollo

Horapollo disebut dalam Suda (ω 159) sebagai salah satu pemimpin terakhir imamat Mesir di sebuah sekolah di Menouthis, dekat Aleksandria, di masa pemerintahan Kaisar Zeno (474-491 M).

Menurut yang tercatat dalam Suda, Horapollo harus melarikan diri karena ia dituduh merencanakan pemberontakan terhadap Gereja negara Kekaisaran Romawi, dan kuil pemujaannya kepada dewa Isis dan Osiris dihancurkan. Horapollo kemudian ditangkap dan disiksa agar mau masuk Kristen. Di halaman sebelumnya, Horapollo tercatat di Suda sebagai seorang ahli tata bahasa dari Phanebytis, di bawah pemerintahan Theodosius II (408-450 M). Kebanyakan para editor abad ke-16, mengaitkan "Horapollo" yang ini sebagai penulis Hieroglyphica, meskipun ada pendapat okultisme yang mengidentifikasi Horapollo dengan Horus sendiri atau dengan firaun.

Horapollo menulis komentar tentang Sophokles, Alkaios dari Metilene dan Homer, serta sebuah karya (bahasa Yunani Kuno:Τεμενικά)) di tempat-tempat yang dikuduskan bagi para dewa. Photius (cod. 279), yang menyebutnya sebagai seorang dramawan dan juga grammarian, menganggapnya sebagai sejarah fondasi dan barang antik dari Aleksandria (kecuali jika "Horapollo"" ini adalah orang Mesir dengan nama yang secara kebetulan sama, dan hidup pada masa pemerintahan Kaisar Zeno, 474-491 M).

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan