Kamis, 01 Oktober 2026
02:55 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Hinode

Hinode

Satelit Jepang

Bagikan:
250px-SOLAR-B_artists_concept.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Citra seniman bagi Hinode (Solar-B).

Hinode (ひので, Hinode, bermakna "matahari terbit") adalah sebuah wahana antariksa Jepang (bekerja sama dengan Amerika Serikat dan Britania Raya) yang diluncurkan JAXA untuk meneliti Matahari. Sebelumnya bernama Solar-B, wahana ini diluncurkan dari Pusat Ruang Angkasa Uchinoura di Kagoshima pada 22 September 2006 (waktu GMT).

Hinode membawa tiga buah teleskop untuk mengamati aktivitas lidah api yang merupakan jilatan api di atmosfer Matahari karena ledakan di permukaannya. Tiga buah teleskop tersebut adalah:

  • Spektrometer Pencitra Ultraviolet (Extreme-Ultraviolet Imaging Spectrograph, EIS)
  • teleskop optik Matahari (Solar Optical Telescope, SOT)
  • teleskop sinar-X (X-ray Telescope, XRT)

Hinode akan mencoba mengukur medan magnet yang terbentuk di permukaan Matahari sepanjang terjadinya lidah api dan mengidentifikasi pemicunya. Tujuan utamanya adalah memahami perilaku Matahari dengan lebih baik sehingga dapat memprediksi peristiwa terjadinya lidah api.

Hinode adalah misi lanjutan misi Yohkoh (Solar-A) yang diluncurkan tahun 1991.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan