
Hidrofilik menurut etimologinya terdiri atas dua kata yaitu hidro (air) dan filik (suka) sehingga dapat diartikan bahwa hidrofilik merupakan suatu senyawa yang dapat berikatan dengan air.[1]
Senyawa ini dapat berikatan dengan air diakibatkan karena bentuknya yang polar.[1] Senyawa yang bersifat hidrofilik biasanya tidak dapat berikatan dengan molekul lemak, minyak, atau molekul-molekul nonpolar lainnya.[1]
Bagaimana Hidrofilik terjadi?
Ketika senyawa atau benda yang hidrofilik terkena air, maka benda atau senyawa tersebut seperti mengisap air yang diberikan.
Referensi