Sabtu, 31 Oktober 2026
07:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Heresiologi

Heresiologi

Bagikan:
250px-%D0%9F%D0%B0%D0%BD%D0%B0%D1%80%D0%B8%D0%BE%D0%BD_1544.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edisi Panarion karya Epifanius dari tahun 1544, sebuah karya heresiologi yang membahas berbagai ajaran yang dianggap sebagai bidah dalam Kekristenan.

Dalam ilmu teologi atau sejarah agama, istilah heresiologi merujuk pada studi ajaran-ajaran sesat, dan heresiografi adalah tulisan tentang topik tersebut. Karya-karya heresiografi umum ditulis dalam lingkungan agama Kristen dan Islam abad pertengahan.

Heresiologi berkembang sebagai bagian dari munculnya ortodoksi dalam gereja Kristen Kekaisaran Romawi. Para ilmuwan gereja mempelajari dan mendokumentasikan ajaran berbagai sekte Kristen untuk membedakan secara jelas antara ajaran yang diterima sebagai ortodoks dan yang dianggap sesat.[1] Sekte Kristen lainnya juga mengembangkan tradisi heresiologis yang saling bersaing satu sama lain.

Dalam dunia Islam, heresiologi melingkupi berbagai aliran dalam Islam, tetapi juga membahas ajaran agama lain seperti Kristen dan Yahudi. Beberapa ulama Islam seperti Abu Manshur al-Baghdadi dan Ibnu Hazm menulis karya polemik yang menyingkapkan kepalsuan berbagai aliran sembari mengunggulkan mazhab mereka sendiri. Karya lainnya seperti Al-Milal wa al-Nihal karya Al-Syahrastani mengambil pendekatan yang kurang memihak cenderung dengan karya studi agama modern.[2]

Lihat juga

  • Doksografi - garis besar filosofi yang serupa

Referensi

  1. ↑ Royalty, Robert M. (2013). "6". The Origin of Heresy: A History of Discourse in Second Temple Judaism and Early Christianity. Routledge.
  2. ↑ Ian Richard Netton (2013). Encyclopaedia of Islam. Routledge. hlm. 226. ISBN 978-1-135-17960-1.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan