Sabtu, 31 Oktober 2026
13:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Henry Williamson

Bagikan:
Henry Williamson
Lahir(1895-12-01)1 Desember 1895
Brockley, London, Inggris
Meninggal13 Agustus 1977(1977-08-13) (umur 81)
Twyford Abbey, London, Inggris
Dikenal karenaBuku Pedesaan dengan judul (Tarka si Berang-berang)

Henry William Williamson (1 Desember 1895 – 13 Agustus 1977) adalah seorang penulis berkabangsaan Inggris yang menulis novel yang berkaitan dengan satwa liar, sejarah sosial Inggris dan Pedesaan. Dia dianugerahi Hawthornden Prize untuk sastra pada tahun 1928 lewat bukunya Tarka the Otter.

Biografi

Henry Williamson lahir di Brockley di tenggara London dari pegawai bank William Leopold Williamson (1865-1946) dan Gertrude Eliza (1867-1936; née Leaver).[1] In masa kecil keluarganya pindah ke Ladywell, dan dia menerima pendidikan sekolah tata bahasa di Colfe's School. Lokasi semi-pedesaan saat itu menyediakan akses mudah ke pedesaan Kent, dan ia mengembangkan kecintaan yang mendalam terhadap alam sepanjang masa kecilnya.[2]

Referensi

  1. ↑ https://www.oxforddnb.com/view/10.1093/ref:odnb/9780198614128.001.0001/odnb-9780198614128-e-46427;jsessionid=F196D9552F9E8129958E9B37181336A3 [URL kosong]
  2. ↑ Deavin, Mark "Henry Williamson: Nature's Visionary" "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 28 September 2007. Diakses tanggal 9 Juni 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) in National Vanguard Magazine No. 117 (March–April 1997)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan