Rabu, 28 Oktober 2026
06:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Heinrich der Löwe

Bagikan:
Heinrich der Löwe
250px-Braunschweig_Brunswick_Heinrich_der_Loewe_%28Dom_2005%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Heinrich di Katedral Braunschweig
Kadipaten Sachsen
Berkuasa1142–1180
PendahuluAlbrecht der Bär
PenerusBernard III
Adipati Bayern
Berkuasa1156–1180
PendahuluHeinrich XI
PenerusOtto I
Lahir1129
Ravensburg
Meninggal6 Agustus 1195 (umur 65/66)
Braunschweig
Pemakaman
AyahHeinrich II, Adipati Sachsen
IbuGertrude dari Süpplingenburg
PasanganClementia dari Zähringen
Matilda dari Inggris
KeturunanGertrude, Ratu Denmark
Heinrich der Ältere von Braunschweig
Otto IV, Kaisar Romawi Suci
William dari Winchester
WangsaWangsa Welf

Heinrich der Löwe (bahasa Indonesia:Heinrich si Singa; 1129/1131[1] – 6 Agustus 1195[1]) adalah anggota Wangsa Welf, Adipati Sachsen dari tahun 1142 (sebagai Heinrich III), dan Adipati Bayern dari tahun 1156 (sebagai Heinrich XII). Ia memegang kedua jabatan ini hingga tahun 1180.

Ia merupakan salah satu penguasa Jerman paling kuat pada masanya, hingga musuh-musuhnya dari dinasti Hohenstaufen berhasil mengisolasinya dan pada akhirnya membuat gelar adipatinya dicabut.

Pada puncak kejayaannya, Heinrich menguasai wilayah yang terbentang dari pesisir Laut Utara dan Baltik hingga pegunungan Alpen dan dari Westphalia hingga Pommern. Heinrich berhasil melakukannya berkat kemampuan politik dan militernya serta dari warisan yang ia peroleh.

Catatan kaki

  1. 1 2 Emmerson 2013, hlm. 320.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan