Kamis, 24 September 2026
03:45 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Hedwig (Harry Potter)

Hedwig (Harry Potter)

Hedwig
Hedwig
Hedwig di dalam sangkarnya
dalam film Harry Potter and the Chamber of Secrets
Informasi dalam cerita
SpesiesBurung Hantu Salju
Jenis kelaminBetina
330px-Hedwig.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hedwig dan Harry Potter dalam film Harry Potter and the Philosoper's Stone.

Hedwig adalah nama dari burung hantu fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Hedwig dalam kisah adalah seekor Burung Hantu Salju betina, tetapi di dalam film-film Harry Potter, diperankan oleh seekor pejantan.[1]

J. K. Rowling mengatakan bahwa nama "Hedwig" diambil dari nama Santa Hedwig yang dibacanya dalam sebuah buku mengenai santo/santa dari abad pertengahan. Santa Hedwig dikenal sebagai santa pelindung bagi anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang terbuang.

Dalam terjemahan Rusia, Hedwig diterjemahkan sebagai Booklya, yang merupakan jenis tata rambut ala Prancis.

Di antara penggemar, Hedwig Huggiess berarti rasa sayang yang timbul secara alami kepada burung hantu.

Hedwig merupakan hadiah ulang tahun dari Hagrid untuk Harry dalam buku pertama serial ini, dibeli di Diagon Alley ketika mereka sedang berbelanja untuk keperluan sekolah Harry pada tahun pertamanya di Hogwarts. Harry menamainya Hedwig, nama yang ditemukannya dalam buku Sejarah Sihir.

Dalam seri ini, burung hantu dipergunakan oleh penyihir sebagai kurir penyampai surat dan barang kiriman, membuatnya sebagai hewan peliharaan yang paling berguna ketimbang jenis hewan lainnya yang diizinkan dibawa murid-murid Hogwarts (yakni tikus, katak, dan kucing). Di seluruh kisah, Hedwig dipergunakan untuk melakukan pengiriman surat. Memelihara Hedwig menjadi salah satu ranah konflik ketika Harry tinggal selama liburan musim panas bersama paman dan bibinya yang Muggle.

Hedwig mengalami luka-luka ketika mengirimkan pesan antara Harry dan Sirius Black. Tidak jelas apa atau siapa yang bertanggung jawab atas serangan kepada Hedwig, tetapi Dolores Umbridge adalah kemungkinan yang terbesar ketika ia mulai memeriksa surat-surat masuk dan keluar.

Hedwig dapat dianggap sebagai burung hantu dengan kepribadian yang 'formal', memandang rendah Pigwidgeon, burung hantu milik Ron yang hiperaktif dan burung tropis yang berwarna-warni yang dikirimkan Sirius Black pada suatu waktu. Ia juga sering menatap/berteriak "penuh celaan", menampar Harry dengan sayapnya jika membuatnya jengkel (belakangan cukup sering), dan tampaknya lebih vokal ketimbang burung hantu salju rata-rata. Dalam hubungannya dengan Harry, Hedwig tampaknya juga memiliki naluri 'keibuan' terhadap Harry, meskipun ia seekor hewan; karena burung hantu dalam seri ini tampaknya memiliki kekuatan ajaib alamiah dan faktanya bahwa Hedwig sering kali tampak memberikan Harry seperti dukungan orang tua Walaupun Hedwig juga dapat (dan sering) sakit hati atau marah akibat perlakuan Harry yang sering kali berlaku atau berkata-kata tanpa berpikir dulu (misalnya ketika Harry menolak Hedwig untuk mengirimkan surat ke Sirius Black, dan Harry lalai menjelaskan alasannya kepada Hedwig), Hedwig tampaknya dapat mengerti Harry sepenuhnya dan demikian sebaliknya.

Hedwig meninggalkan Harry dari hidupnya dalam buku terakhir Harry Potter, Harry Potter dan Relikui Kematian pada saat Harry dan Hagrid berusaha meloloskan diri dari kejaran Pelahap Maut dengan motor Sirius dalam rencana pemindahan Harry dari Privet Drive. Kematian tertulis pertama yang terjadi dalam buku final seri Harry Potter tersebut. Kutukan kematian Avada Kedavra mengenai Hedwig di dalam sangkarnya. Pada akhirnya sangkar itu terjatuh kebawah bersama sespan yang tadinya diduduki Harry di motor Sirius dan Harry terpaksa meledakkan sespan tersebut dari atas motor untuk menyerang salah satu Pelahap Maut yang mendekat, sekaligus juga melenyapkan sangkar yang berisi mayat Hedwig di dalamnya.

Referensi

  1. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-01. Diakses tanggal 2007-04-12.

Pranala luar

Tokoh utama
Murid-murid dan organisasi siswa
Staf pengajar Hogwarts
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan