Rabu, 28 Oktober 2026
12:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Haseki sultan

Haseki sultan

Bagikan:
Haseki Sultan
Kekaisaran Ottoman
Bekas jabatan politik
250px-Khourrem.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan kontemporer Hürrem Sultan, seorang haseki sultan kelahiran Ruthenian, dan kemudian menjadi istri sah Suleiman I, pada abd ke-16. Setelah kematian ibu Suleiman, Ayşe Hafsa, ia menjadi wanita paling berkuasa di istana.
Pejabat pertamaHürrem Sultan
Pejabat terakhirRabia Sultan
GayaHaseki Sultan Efendi
Kediaman resmiIstana Topkapı
Jabatan dimulai1534
Jabatan berakhir1695
Jabatan penggantiPosisi ditiadakan

Haseki sultan (Turki Utsmaniyah:خاصکي سلطان,[1] pengucapan bahasa Turki: [haseˈcisuɫˈtaːn]) adalah sebuah gelar dari permaisuri Ottoman Sultan yang melahirkan seorang şehzade (pangeran); yang artinya Ibu Pangeran. Seorang haseki sultan memiliki tempat yang berpengaruh dalam istana, menjadikannya wanita paling berkuasa kedua di harem setelah valide sultan, ibu sultan.

Gelar tersebut pertama kali digunakan pada abad ke-16 untuk Hürrem Sultan, yang juga dikenal sebagai Roxelana. Ia adalah permaisurinya dan ibu dari Selim II. Ketika Hürrem Sultan menikah dengan Sultan Suleiman, ia menjadi istri sahnya dan wanita paling berkuasa di Istana Topkapı.

Daftar Haseki Sultan

Istri-istri dari Suleiman I, Selim II, Murad III,Mehmed lll, Ahmed I, Murad IV, Ibrahim, Mehmed IV dan Ahmed II yakni Hürrem Sultan, Nurbanu Sultan, Safiye Sultan, Handan Sultan,Kösem Sultan, Ayşe Sultan, Hümaşah Sultan, Gülnuş Sultan dan Rabia Sultan.

Referensi

  1. ↑ Bianchi, Thomas Xavier (1831). Vocabulaire français-turc à l'usage des interprètes: des commerçans, des navigateurs, et autres voyageurs dans le Levant. Paris: Éverat. hlm. 830. Diakses tanggal 24 November 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Lihat pula

Templat:Dinasti Ottoman

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan