Senin, 26 Oktober 2026
06:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Harun Idris

Harun Idris

Bagikan:
Harun Idris
SSMS SMS PPM
هارون إدريس
Harun_Idris.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Menteri Besar Selangor8
Masa jabatan
19 Maret 1964 –24 Maret 1976
Penguasa monarkiSalahuddin Abdul Aziz Shah
PendahuluAbu Bakar Baginda
PenggantiHormat Rafei
Informasi pribadi
Lahir(1925-12-22)22 Desember 1925
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 19 Oktober 2003(19 Oktober 2003-Kesalahan ekspresi: Kata "desember" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "oktober" tidak dikenal.
Partai politikUMNO
BN
Suami/istriDatin Sri Salmah Sulaiman
HubunganKamaruddin Idris(Abang)
Suhaimi Kamaruddin (Keponakan)

Dato' Seri -- Harun bin Haji Idris (22 Desember 1925 – 19 Oktober 2003) adalah seorang politikus Malaysia dan Menteri Besar Selangor ke 8.

Kehidupan awal

Harun lahir di Petaling, Selangor. Dia bekerja sebagai petugas lapangan di departemen penerangan sampai tahun 1948, kemudiab ia bekerja sebagai Jaksa di Gemas dan Tampin, di pelayanan Administrasi Malaysia.

Kemudian ia bekerja sebagai hakim di Kuala Langat, Klang dan Kuala Lumpur, Dato Seri—Harun kemudian pergi ke Britania raya untuk belajar hukum di Midle Temple, London dalam bahasa inggris Bar di pertengahan 50-an. Tahun 1957, dia bekerja sebagai Panitera Perusahaan, Wakil jaksa Penuntut Umum di Selangor dan Penasihat Hukum sampai tahun 1964 karier sipilnya berakhir dan karier politiknya dimulai.[1]

Karier politik

Maret 1964 Harun terpilih menjadi anggota perwakilan untuk perwakilan negara bagian Morib, Selangor[1] Dato Seri Harun terpulih menjadi peminpin Umno di Selangor dari tahun 1964 sanpai 1976. Kemudian Ia terpilih Menjabat sebagai Menteri Besar Selangor Dari 1964 sampai 1976. Ia menjabat Menteri Besar Selangior selama 12 tahun menggantikan Datuk Abu Bakar Bagindar,[1] .

Harun Pernah menjadi ketua Pemuda UMNO

Dato Seri Harun die meninggal 19 Oktober 2003 pada umur 78, meninggalkan istrinya Datin Sri Salmah Sulaiman, Enam Anak, 18 cucu dan 22 cicit.

Catatan

  1. 1 2 3 Tan, Chee Khoon & Vasil, Raj (ed., 1984).

Referensi

  • Malaysia: The Making of a Nation, Boon Kheng Cheah, Institute of Southeast Asian Studies, 2002, ISBN 981-230-175-5

Bibliography

  • Bruce Gale, Politics and public enterprise in Malaysia, Eastern Universities Press, 1981, ISBN 9971-71-152-4
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan