Senin, 02 November 2026
02:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Hantu Lapar

Hantu Lapar

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang konsep dalam agama Tionghoa. Untuk kegunaan lain, lihat Hantu Lapar (disambiguasi).
Hungry ghost
250px-7th_Month_Hungry_Ghost_Festival_Offerings_in_Singapore.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sesembahan Perayaan Hantu Lapar bulan 7 di Singapura.
Informasi makhluk
KelompokMakhluk legendaris
SubkelompokNokturnal, revenan
Asal
NegaraTiongkok
WilayahAsia

Hantu Lapar adalah sebuah konsep dalam Buddhisme Tionghoa dan agama tradisional Tionghoa yang mewakili sosok yang dikendalikan oleh kebutuhan emosional intens dalam sebuah cara kehewanian. Istilah 餓鬼 èguǐ, artinya "hantu lapar", adalah terjemahan Tionghoa dari istilah preta dalam Buddhisme. "Hantu lapar" memainkan peran dalam Buddhisme Tionghoa dan Taoisme serta agama asli Tionghoa. Istilah tersebut tidak sama dengan istilah generik untuk "hantu",鬼 guǐ (jiwa almarhum leluhur). Pemahamannya adalah bahwa setiap orang menjadi hantu saat mereka meninggal,[1] dan kemudian secara lambat bangun dan kemudian mati untuk kedua kalinya.[2][3] Sebaliknya, hantu lapar merupakan sebuah kasus pengecualian, dan hanya akan terjadi dalam peristiwa yang sangat kurang beruntung, seperti jika seluruh keluarga dibunuh atau sebuah keluarga tidak menyembayangi leluhurnya.[3]

Dengan meningkatnya ketenaran Buddhisme, gagasan tersebut menjadi populer bahwa jiwa-jiwa akan tinggal di langit sampai reinkarnasi.[3] Dalam tradisi Taois, hantu lapar diyakini dapat datang dari orang-orang yang meninggal karena kekerasan atau tak bahagia.

Referensi

  1. ↑ Venerable Yin-shun. The Way to Buddhahood. Massachusetts: Wisdom Publications: 1998.
  2. ↑ "目次:冥報記白話". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-12-04. Diakses tanggal 2017-01-18.
  3. 1 2 3 Eberhard, Stephen F. The Ghost Festival in Medieval China. New Jersey: Princeton University Press: 1988.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan