Kamis, 29 Oktober 2026
19:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Hambatan suara

Hambatan suara

Bagikan:
250px-FA-18_Hornet_breaking_sound_barrier_%287_July_1999%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
U.S. Navy F/A-18 at transonic speed. The cloud is due to the Prandtl-Glauert Singularity.

Dalam aerodinamika, hambatan suara adalah hambatan yang dialami oleh benda besar untuk bergerak melewati kecepatan suara. Istilah ini mulai digunakan sejak Perang Dunia II ketika beberapa pesawat mengalami efek penyusutan(kompresibilitas), dan mulai diatasi pada 1950-an ketika pesawat mulai memecahkan hambatan tersebut. Pesawat pertama yang berhasil terbang dalam kecepatan supersonik diterbangkan oleh Charles Elwood Yeager.

Ketika pesawat mulai mendekati kecepatan suara, cara udara mengalir di sekitar permukaannya berubah dan ia menjadi sebuah fluid yang menyusut.

Pada awalnya sifat alam dari gesekan gelombang ini tidak dimengerti dengan baik. Tampaknya dia berkembang secara eksponen. Karena hambatan yang besar, diperlukan propulsi yang kuat untuk terbang pada kecepatan supersonik ini. Sejak ditemukannya mesin jet pada akhir perang dunia II dan konsep sayap yang mengarah ke belakang (sweepback) maka dimulailah era penerbangan supersonik. Pada mulanya pesawat pertama itu tidak tinggal landas sendiri tetapi diluncurkan dari bomber karena memang propulsi waktu itu belum efisien.

Propeller sebegai propulsi tidak cocok untuk menggerakkan pesawat yang disebabkan munculnya gelombang kejut pada ujung bilah propeller tersebut jauh lebih awal (pada kecepatan pesawat yang rendah) daripada munculnya gelombang kejut pada pesawatnya sendiri.

Penemuan penting dalam mencapai kecepatan supersonik datang dari penelitian artileri. Dimulai oleh Ernst Mach pada abad ke-19, ilmuwan menyadari bahwa setelah titik gesek tidak bertambah lagi, dan akan jatuh kembali.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan