Senin, 12 Oktober 2026
16:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Gurita tujuh lengan

Gurita tujuh lengan

Bagikan:
Gurita tujuh lengan
250px-Haliphron_atlanticus_%2870_mm_ML%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran betina muda (70 mm ML)
250px-Haliphron_atlanticus1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran pejantan muda
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Mollusca
Kelas: Cephalopoda
Ordo: Octopoda
Famili: Alloposidae
Verrill, 1881
Genus: Haliphron
Steenstrup, 1861
Spesies:
H. atlanticus
Nama binomial
Haliphron atlanticus
Sinonim
  • Alloposus mollis (Verrill, 1880)
  • ?Octopus alberti (Joubin, 1895)
  • Alloposus pacificus (Ijima & Ikeda, 1902)
  • Heptopus danai (Joubin, 1929)
  • Alloposus hardyi (Robson, 1930)
  • ?Alloposina albatrossi (Robson, 1932)

Gurita tujuh lengan[3] (Haliphron atlanticus)adalah salah satu dari dua spesies gurita terbesar yang diketahui; spesimen terbesar yang pernah ditemukan memiliki total panjang sekitar 35 m (115 ft) dan massa 75 kg (165 pon).[4][5] Satu-satunya spesies besar serupa yang masih hidup lainnya adalah gurita Pasifik raksasa, Enteroctopus dofleini.

Referensi

  1. ↑ Allcock, L. (2014). "Haliphron atlanticus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2014 e.T163207A983527. doi:10.2305/IUCN.UK.2014-3.RLTS.T163207A983527.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Julian Finn (2017). "Haliphron Steenstrup, 1859". World Register of Marine Species. Flanders Marine Institute. Diakses tanggal 5 Februari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Runita, Ralda Maya (2024-01-31). "8 Gurita Terbesar di Dunia, Ada yang Panjangnya 9 Meter!". IDN Times. Diakses tanggal 2026-03-29.
  4. ↑ O'Shea, S. (2002). "Haliphron atlanticus — a giant gelatinous octopus" (PDF). Biodiversity Update. 5: 1.
  5. ↑ O'Shea, S. (2004). "The giant octopus Haliphron atlanticus (Mollusca: Octopoda) in New Zealand waters". New Zealand Journal of Zoology. 31 (1): 7–13. doi:10.1080/03014223.2004.9518353. S2CID 84954869.

Pranala luar

  • Bakken, T. & T. Holthe 2002. Haliphron atlanticum (Cephalopoda, Alloposidae) caught in Skorafjorden (64°N), Norway. Fauna norv. 22: 37–38.
  • Willassen, E (1986). "Haliphron atlanticus Steenstrup (Cephalopoda: Octopoda) from the coast of Norway". Sarsia. 71: 35–40. doi:10.1080/00364827.1986.10419671.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan