Rabu, 14 Oktober 2026
11:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Haemonchus contortus

Haemonchus contortus

Bagikan:
Haemonchus contortus
250px-thumbnail.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesebelas betina Haemonchus contortus ini diambil dari seekor domba yang terinfeksi.
250px-Haemonchus_contortus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telur Haemonchus contortus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Nematoda
Kelas: Chromadorea
Ordo: Rhabditida
Famili: Trichostrongylidae
Genus: Haemonchus
Spesies:
H. contortus
Nama binomial
Haemonchus contortus
(Rudolphi, 1803) Cobb, 1898
Sinonim

Haemonchus placei Place, 1893[1] (closely related species)

Haemonchus contortus adalah sejenis parasit yang sangat sering dijumpai, serta menjadi salah satu jenis nematoda paling pategonik pada ruminansia. Cacing dewasa menempel pada mukosa abomasal dan memakan darah. Parasit ini menyebabkan anemia, sembap, dan kematian kambing dan domba yang terinfeksi, umumnya pada iklim lembab dan hangat.[2]

Betina dapat menelurkan lebih dari 10,000 telur per hari,[3] yang keluar dari hewan inang melalui feses. Setelah menetas, larva spesies ini ganti kulit beberapa kali, menghasilkan wujud L3 yang infeksius bagi hewan lain. Sebuah inang kemudian menelan larva ini ketika memamah. Larva L4, yang merupakan hasil dari sebuah ganti kulit lainnya, serta cacing dewasa memakan darah pada abomasum inang, kemungkinan menyebabkan anemia dan sembap, yang dapat berujung pada kematian.[4]

Referensi

  1. ↑ "IRMNG - Haemonchus placei Place, 1893". www.irmng.org. Diakses tanggal 21 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Burke, Joan, Research Animal Scientist. Management of Barber pole Worm in Sheep and Goats in the Southern U.S. USDA, ARS, Dale Bumpers Small Farms Research Center, Booneville, AR. Diarsipkan 2009-03-05 di Wayback Machine>
  3. ↑ "Barber's pole worm (Haemonchus contortus) at Australian Wool Innovation Limited". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-04-30. Diakses tanggal 2010-11-04.
  4. ↑ "Haemonchus, Ostertagia, and Trichostrongylus spp". The Merck Veterinary Manual. 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-07-02. Diakses tanggal 2007-07-01.

Bacaan lanjut

Newton, S (1995). "Progress on vaccination of Haemonchus contortus". International Journal for Parasitology. 25 (11): 1281–1289. doi:10.1016/0020-7519(95)00065-a. PMID 8635880.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan