Rabu, 28 Oktober 2026
20:14 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gustav Mayr

Gustav Mayr

Bagikan:
250px-WP_Gustav_Mayr.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gustav Mayr

Gustav L. Mayr (12 Oktober 1830 – 14 Juli 1908) adalah sebuah entomolog Austria dan seorang profesor di Budapest dan Vienna. Ia terspesialisasi pada Hymenoptera, dan terkenal karena studi-studinya mengenai semut.[1]

Pada 1868 ia menjadi yang pertama untuk mendeskripsikan semut Argentina.[2] Ia juga menamai sebuah spesies semut pengumpul, Aphaenogaster treatae, yang menyandang nama Mary Davis Treat, untuk mengingat penelitiannya mengenai spesies tersebut.[3]

Karya

  • Formicidae [der Novara-Expedition] (Ants of the Novara Expedition). Vienna 1865.
  • Die Ameisen des baltischen Bernsteins (The Ants of Baltic Amber). Königsberg: Koch, 1868.
  • Feigeninsecten (Fig Insects). Vienna: Hölder, 1885.
  • Hymenopterologische Miscellen (Hymenopteran Miscellanea). Vienna: Hölder, 1902.
  • Formiciden aus Ägypten und dem Sudan (Ants from Egypt and Sudan). (1903).

Referensi

  1. ↑ 1908. Obituary. Prof. Gustav Mayr. Entomological News 19:396[pranala dihapus] Bibliography
  2. ↑ Managing Linepithema Humile (Mayr), the Argentine Ant, in South Carolina by Brittany Russ Ellis
  3. ↑ Early American Nature Writers: A Biographical Encyclopedia edited by Daniel Patterson, Roger Thompson, J. Scott Bryson
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan