Sabtu, 31 Oktober 2026
22:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gunung Pelee

Gunung Pelee

gunung di Martinik

Bagikan:
Mount Pelee
330px-La_Pel%C3%A9e_vue_du_Carbet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Titik tertinggi
Ketinggian1.397 m (4.583 ft)[1]
Puncak1.397 m (4.583 ft)
Geografi
osm-intl,10,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Gunung_Pelee&revid=28615397&groups=_5c4650e6fbcbaf106d0c1afc272cf517073630d1&parser=parsoid
LetakMartinique
Geologi
Jenis gunungStratovolcano
Letusan terakhir1929–1932 [1]
Pendakian
Rute termudahwalk

Gunung Pelee (/[invalid input: 'icon']pəˈleɪ/; bahasa Prancis:Montagne Pelée "Gunung Gundul") adalah sebuah gunung berapi aktif di ujung utara pulau Martinik. Gunung ini pernah meletus dan menghancurkan Kota St. Pierre beserta 30.000 warganya pada tahun 1902.[2] Gunung berapi itu meletus pada pagi hari tanggal 7 Mei 1902 dan tercatat sebagai salah satu letusan gunung terbesar yang paling banyak menimbulkan korban jiwa dalam sejarah selain letusan Gunung Krakatau, Gunung Tambora dan Gunung Toba di Indonesia.[2] Akibat letusan tersebut hanya ada 2 orang yang selamat yaitu, Ludger Sylbaris dan Leon Compere-Leandre. St. Pierre adalah sebuah desa di Pulau Martinique dan kini menjadi daerah pariwisata.[2]

Rujukan

  1. 1 2 "Pelée". Global Volcanism Program. Institusi Smithsonian. Diakses tanggal 2008-12-06.
  2. 1 2 3 Susilo, Taufik Adi. Ensiklopedi Pengetahuan Dunia Abad 20. Javalitera. Yogyakarta 2010. Halaman 28


Ikon rintisan

Artikel bertopik gunung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan