Sabtu, 24 Oktober 2026
12:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Gunung Rebun

Gunung Rebun

gunung di Jepang

Bagikan:
Gunung Rebun
礼文岳
330px-Rebun-dake_by_%E3%81%8A%E3%81%8B%E3%81%A1%E3%82%83%E3%82%93440.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Gunung Rebun
Titik tertinggi
Ketinggian4.900 m (16.100 ft)[1]
Puncak490 m (1.610 ft)
Masuk dalam daftarDaftar Gunung Dan Pengunungan Di Jepang Berdasarkan Ketinggian
Koordinat45°22′21″N 141°00′57″E / 45.37250°N 141.01583°E / 45.37250; 141.01583
Geografi
Gunung Rebun di Jepang
Gunung Rebun
Gunung Rebun
PegununganPulau Rebun
Peta topografiGeographical Survey Institute 25000:1 礼文岳
50000:1 礼文島北部[1]
Geologi
Usia batuanEarly Cretaceous
Jenis gunungSedimentary rock
Pendakian
Rute termudahHike

Gunun Rebun 礼文岳 (Rebun-dake) adalah titik tertinggi di Pulau Rebun di Rebun, Hokkaidō, Jepang.[1] Gunung ini terdiri dari batuan sedimen laut dari periode Kapur Awal, 149-97 juta tahun yang lalu.[2]

Garis besar

Gunung Rebun adalah gunung tertinggi di Pulau Rebun. Melewati area hutan, padang rumput, serta area rawa-rawa, puncak gunung ini dapat dicapai sekitar 2 jam perjalan dan bahkan untuk turun dari gunung yang memiliki panjang rute pendakian sekitar 4,5 km ini dapat dilewati hanya dalam 1 jam perjalanan. Namun yang menjadi halangan bagi para pendaki adalah karena tidak adanya toilet, tidak ada sumber air di rute tersebut, bahkan tidak ada penjual makanan atau minuman di rute pendakian di gunung ini, maka dianjurkan untuk para pendaki mengisi perbekalan sebelum mendaki.[3][4] Selain itu, meskipun ketinggian dari gunung ini hanya 490 m, sehingga sangat disarankan untuk mendaki di hari yang cerah. Pada hari-hari yang cerah, Anda dapat melihat Sakhalin, Pulau Moneron, Pulau Sakhalin di utara. Di selatan dapat dilihat Gunung Rishiri yang berada di Rishiri dan Rishurifuji, Pulau Dōri, serta Pulau Yagishiri.

Rute pendakian

Jejak untuk mendaki Gunung Rebun ada di Nairo. Ini adalah pendakian 3 jam tanpa air yang tersedia. Jejak pertama melewati ladang sasa-no-ha sebelum memasuki hutan pinus dan birch. Puncaknya naik di atas hutan untuk memberikan pandangan yang tidak terhalang dari seluruh pulau.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 "25000:1 礼文岳" (dalam bahasa Japanese). Geographical Survey Institute. 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-04-15. Diakses tanggal 2008-07-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ "Seamless Digital Geological Map of Japan". The Geological Survey of Japan. National Institute of Advanced Industrial Science and Technology. 2 November 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-23. Diakses tanggal 2008-07-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ 内路集落には小売店や自動販売機、トイレがある。
  4. ↑ 「利尻・知床を歩く」、p.38。
  5. ↑ Bisignani, J. D. (1993). "Rebun and Rishiri Islands". Dalam Taran March (ed.). Japan Handbook (Edisi Second). Chico, California: Moon Publications, Inc. hlm. 839. ISBN 0-918373-70-0.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan