Rabu, 28 Oktober 2026
02:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Guna ulang

Guna ulang

pemanfaatan barang lebih lanjut setelah selesai dipakai

Bagikan:
250px-The_Metallic_Kitchen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggunaan kembali peti kemas menjadi sebuah rumah makan di Johor, Malaysia.

Guna ulang (reuse) adalah menggunakan lagi suatu barang lebih dari sekali. Ini mencakup penggunaan kembali secara konvensional di mana barang dipakai lagi dengan fungsi yang sama, dan penggunaan kembali di mana barang dipergunakan dengan fungsi yang berbeda. Berbeda dengan proses daur ulang yang menghancurkan barang bekas menjadi bahan mentah yang dipakai untuk membuat barang baru. Dengan mengambil produk yang berguna dan menukarkannya, tanpa melalui proses, hal ini menghemat waktu, uang, energi, dan sumber daya. Contoh klasik penggunaan kembali secara konvensional adalah botol susu langganan yang bisa diisi ulang.

Contoh penggunaan kembali

Pusat penukaran barang bekas

Pelayanan ini memfasilitasi transaksi dan pendistribusian kembali barang-barang yang tidak diinginkan dan masih memiliki kegunaan dari satu pihak ke pihak lainnya. Pihak yang terlibat dapat berasal dari berbagai pihak dan dapat bertindak sebagai penyumbang, penjual, penerima, atau pembeli. Pusat-pusat penukaran barang bekas umumnya memanfaatkan alat-alat rumah tangga atau kemasan makanan yang masih bisa dipakai, dan mereka membuatnya tersedia untuk dijual kembali. Contoh perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah Goodwill Industries, Salvation Army, Second Harvest Food Bank, Habitate for Humanitely ReStores, CalMax, dan NY WasteMatch.

Perakitan kembali

Salah satu proses yang paling menguntungkan adalah perakitan kembali barang-barang yang masih memiliki nilai dan fungsi, seperti mesin, catridge printer, CRT, dan lain sebagainya. Setelah dikumpulkan, mereka dikirim ke pusat perakitan, dan diharapkan ada pada spesifikasi produk yang sama seperti produk baru. Rolls Royce memiliki pabrik perakitan kembali pesawat terbang di Singapura; Caterpillar akhir-akhir ini telah mengumumkan instalasi perakitan kembali traktor di Cina.

Program deposit

Program ini menawarkan insentif finansial untuk mengembalikan berbagai jenis kemasan yang masih bisa dipakai untuk dipergunakan kembali. Meski tidak lagi populer, sudah banyak kasus di dunia bahwa hal ini adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesadaran akan penggunaan kembali barang bekas. Namun, insentif finansial yang ditawarkan, mungkin, tidak sebanding dengan kenyamanan (lebih mudah membuangnya daripada menyimpannya). Botol-botol yang bisa diisi ulang dipakai secara ekstensif di beberapa negara di Eropa. Contohnya, Denmark, yang 98% botol yang beredar di negaranya dapat diisi ulang. Sistem ini disokong oleh hukum dan peraturan yang berlaku. Sainsbury Ltd telah mengoperasikan refund untuk kemasan plastik yang dikembalikan. Skema ini telah dioperasikan sejak tahun 1991 dan dilaporkan telah menghemat penggunaan plastik sebanyak 970 ton per periode. Di beberapa negara berkembang seperti negara India dan Pakistan, biaya memproduksi botol baru berlomba dengan biaya untuk proses pengumpulan dan pengisian ulang botol bekas untuk berbagai jenis produk minuman.

Program pengisian ulang

Telah terdapat berbagai jenis pasar yang menawarkan proses pengisian ulang untuk berbagai komoditi, umumnya bahan pembersih dan catridge printer. Kemasan dikirim ke pusat pengisian ulang, lalu dipakai kembali oleh konsumen yang mengirimkannya. Kemasan yang dapat diisi ulang tersebut umumnya memiliki fitur yang memudahkan, seperti bagian atas kemasan yang dapat ditutup kembali, bentuk yang nyaman, dll.

Pengubahan fungsi

Penggunaan kembali tidak selalu memanfaatkan barang dengan fungsi yang selalu sama. Contohnya adalah abu dari proses pembakaran dan pembangkit listrik dipakai sebagai bahan campuran untuk beton yang berfungsi memperkuat beton. Contoh lainnya yang paling mudah ditemukan adalah menggunakan pakaian bekas untuk lap. Terima kasih

Perbandingan dengan daur ulang

Daur ulang berbeda dengan penggunaan kembali. Daur ulang memecah barang bekas menjadi bahan mentah dengan tujuan memproduksi barang baru dari bahan mentah tersebut. Daur ulang membutuhkan energi yang lebih besar, tetapi jumlah barang yang dapat dimanfaatkan lebih banyak. Daur ulang juga berguna untuk memanfaatkan kembali barang yang sudah rusak yang tidak bisa dipergunakan kembali.

  • Manfaat penggunaan kembali
    • Menghemat bahan mentah dan energi sepanjang barang yang dipergunakan kembali menggantikan barang baru yang dapat diproduksi industri.
    • Mengurangi kebutuhan akan tempat sampah dan biaya.
    • Dapat memberikan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.
    • Bermanfaat bagi konsumen dengan menghemat uang karena barang yang dipergunakan kembali pada umumnya dijual dengan harga lebih murah relatif terhadap barang baru.
  • Kerugian penggunaan kembali
    • Terkadang membutuhkan proses pembersihan dan transportasi, yang mengorbankan lingkungan juga.
    • Beberapa barang mungkin berbahaya jika dipakai kembali, misalnya beberapa jenis plastik yang membentuk kemasan makanan, tidak direkomendasikan untuk dipergunakan kembali karena risiko zat plastik yang berdifusi ke dalam makanan.
    • Barang yang dipergunakan kembali haruslah lebih tahan lama. Ini berarti, dalam proses produksi awal, barang tersebut akan membutuhkan lebih banyak material.
    • Mensortir dan mempersiapkan barang untuk dipergunakan kembali membutuhkan banyak waktu, yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen dan mengorbankan uang.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan