Kamis, 05 November 2026
00:36 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Guano

Guano

Bagikan:
330px-Chincha_guano_islands.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepulauan guano Chincha di Peru, 21 Februari 1863.
250px-Guano.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sarang burung booby peru yang terbuat dari guano
Untuk tokoh dalam acara Kappa Mikey, lihat Guano (Kappa Mikey).

Guano atau tinja manuk (dari Runa Simi 'wanu' melalui bahasa Spanyol) merujuk pada tinja burung laut atau tinja kelelawar. Bangsa Inka mengumpulkan guano dari pesisir Peru untuk penyubur tanah. Mereka memberikan penghargaan tinggi pada guano, membatasi akses atasnya dan menjatuhkan hukuman pada pihak yang mengganggu produsennya hingga mati.

Pupuk guano merupakan bahan yang efektif untuk penyubur tanah maupun mesiu karena kandungan fosfor dan nitrogennya tinggi. Superfosfat yang terbuat dari guano digunakan untuk topdressing. Tanah yang kekurangan zat organik dapat dibuat lebih produktif dengan tambahan pupuk ini. Guano mengandung amonia, asam urat, asam fosfat, asam oksalat, dan asam karbonat, serta garam tanah. Tingginya kandungan nitrat juga menjadikan guano komoditas strategis; Perang di Pasifik antara aliansi Peru-Bolivia dan Chili utamanya berdasarkan pada percobaan Bolivia memungut pajak kepada pengusaha guano dari Chili.

250px-DSCN5766-guano-glantz_crop_b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tambang guano

Jenis guano yang ideal ditemukan di daerah yang iklimnya kering, karena hujan akan membilas kandungan nitrogennya. Guano dipanen di sejumlah pulau yang ada di Samudera Pasifik (misalnya Kepulauan Chincha dan Nauru) dan samudra lainnya (misalnya Pulau Juan de Nova). Pulau-pulau tersebut merupakan tempat tinggal bagi koloni burung laut massal selama berabad-abad, dan guano dikumpulkan hingga kedalaman beberapa meter. Pada abad ke-19, Peru terkenal akan pasokan guanonya. Salah seorang penemu utama dalam pertanian guano adalah Benjamin Drake Van Wissen.

Sementara itu di Samudera Hindia tambang guano ditemukan di Pulau Natal. Tambang ini pada awalnya dikelola oleh Inggris dengan mendatangkan pekerja tambang dari Malaysia dan Singapura.

Dari akhir abad ke-19, kepentingan guano menurun dengan bertambahnya pupuk buatan, meskipun guano masih dimanfaatkan oleh tukang kebun dan petani organik.

Di sepanjang pesisir Peru, guano terus dipanen selama berabad-abad, dikumpulkan ke pengusaha swasta dan pemerintah.

Di Indonesia sendiri Guano banyak dipanen di daerah Sulawesi, Maluku, Kalimantan, Papua, Sebagian Sumatra, Madura, dan Nusa Tenggara, dengan Sentra Pengolahan lebih banyak di daerah Jawa Timur.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan