Minggu, 27 September 2026
05:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Limau gedang

Limau gedang

Limau gedang
250px-Grapefruits_-_whole-halved-segments.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Limau gedang merah jambu, sitrus hibrida.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies:
C. ×paradisi
Nama binomial
Citrus ×paradisi
Macfad.

Limau gedang (Citrus × paradisi, Bahasa Inggris: Grapefruit) adalah sebuah pohon sitrus subtropis yang dikenal karena buahnya yang memiliki rasa asam dan semi-manis. Limau gedang adalah sebuah hibrida yang bermula di Barbados ketika sebuah persilangan yang tak disengaja terjadi antara dua spesies yang diperkenalkan, jeruk manis (C. sinesis) dan pomelo atau shaddock (C. maxima), keduanya diperkenalkan dari Asia pada abad ketujuh belas.[1] Ketika ditemukan, buah tersebut dianggap sebagai "buah terlarang";[2] dan juga secara salah paham dikira pomelo.[3]

Produksi

250px-2005grapefruit_and_pomelo.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tingkat penanaman limau gedang dan pomelo pada 2005

China adalah produsen limau gedang dan pomelo teratas, disusul oleh Amerika Serikat dan Meksiko.

Tujuh produsen limau gedang (termasuk pomelos) teratas — 2012
Negara Produksi (metrik ton) Catatan kaki
 Tiongkok3,800,000F
 Amerika Serikat1,046,890
 Meksiko415,471
 Thailand328,000F
 Afrika Selatan304,559
 Israel246,618
 Turki243,267
 Argentina200,000F
 India200,000F
 Sudan196,000
 Ghana192,000
 Dunia 8,040,038 A
Tanpa simbol = angka resmi, P = angka resmi, F = perkiraan FAO, * = Tak resmi/Semi-resmi/data cermin, C = angka hitungan A = Agregat (dapat meliputi resmi, semi-resmi atau perkiraan);

Sumber: Food And Agricultural Organization of United Nations: Economic And Social Department: The Statistical Division

Referensi

  1. ↑ Carrington, Sean; Fraser, HenryC (2003). "Grapefruit". A~Z of Barbados Heritage. Macmillan Caribbean. hlm. 90–91. ISBN 0-333-92068-6. One of many citrus species grown in Barbados. This fruit is believed to have originated in Barbados as a natural cross between sweet orange (C. sinesis) and Shaddock (C. grandis), both of which were introduced from Asia in the seventeenth century. The grapefruit first appeared as an illustration entitled 'The Forbidden Fruit Tree' in the Rev. Griffith Hughes' The Natural History of Barbados (1750). This accords with the scientific name which literally is 'citrus of paradise'. The fruit was obviously fairly common around that time since George Washington in his Barbados Journal (1750-1751) mentions 'the Forbidden Fruit' as one of the local fruit available at a dinner party he attended. The plant was later described in the 1837 Flora of Jamaica as the Barbados Grapefruit. The historical arguments and experimental work on leaf enzymes and oils from possible parents all support a Barbadian origin for the fruit.
  2. ↑ Dowling, Curtis F.; Morton, Julia Frances (1987). Fruits of warm climates. Miami, FL: J. F. Morton. ISBN 0-9610184-1-0. OCLC 16947184.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Li, Xiaomeng; Xie R.; Lu Z.; Zhou Z. (Juli 2010). "The Origin of Cultivated Citrus as Inferred from Internal Transcribed Spacer and Chloroplast DNA Sequence and Amplified Fragment Length Polymorphism Fingerprints". Journal of the American Society for Horticultural Science. 135 (4): 341. Diakses tanggal 27 Februari 2013.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Lihat entri grapefruit di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Citrus Paradisi group.

Templat:Sitrus

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan