Jumat, 09 Oktober 2026
13:00 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Goth Krimea

Goth Krimea

Bagikan:
330px-Mangup_15.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bukti arkeologis keberadaan suku Goth di Krimea.

Goth Krimea adalah suku Goth yang menetap di wilayah di sekitar Laut Hitam, terutama di Krimea. Mereka adalah kelompok Goth yang paling kurang dikenal dan paling kurang berpengaruh, tetapi yang bertahan paling lama. Keberadaan mereka dibuktikan oleh laporan tekstual (paling awal berasal dari tahun 850) dan berbagai peninggalan arkeologis, termasuk reruntuhan ibu kota Goth Krimea, Doros (kini Mangup). Terdapat pula peninggalan-peninggalan seperti perhiasan, persenjataan, perisai, dan artefak-artefak kecil. Namun, belum diketahui secara pasti kapan budaya mereka punah. Seperti orang-orang Goth pada umumnya, mereka mungkin telah bercampur dengan suku-suku di sekitarnya. Dalam surat Turki keempat yang ditulis oleh Ogier Ghiselin de Busbecq pada pertengahan abad ke-16, Goth Krimea dideskripsikan sebagai "suku yang suka berperang, yang hingga kini menghuni banyak desa".

Referensi

  • Heather, Peter. The Goths. Blackwell, 1998.
  • Heather, Peter and John Matthews. Goths in the Fourth Century. Liverpool Univ. Press, 1991.
  • Kulikowski, Michael, Rome's Gothic Wars: From the Third Century to Alaric. Cambridge Univ. Press, 2006.
  • Vasiliev, Aleksandr A. The Goths in the Crimea. Cambridge, MA: The Mediaeval Academy of America, 1936.
  • Wolfram, Herwig (Thomas J. Dunlap, tr). History of the Goths. Univ. of California Press, 1988.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan