Senin, 19 Oktober 2026
11:44 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Goth Krimea

Goth Krimea

Bagikan:
330px-Mangup_15.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bukti arkeologis keberadaan suku Goth di Krimea.

Goth Krimea adalah suku Goth yang menetap di wilayah di sekitar Laut Hitam, terutama di Krimea. Mereka adalah kelompok Goth yang paling kurang dikenal dan paling kurang berpengaruh, tetapi yang bertahan paling lama. Keberadaan mereka dibuktikan oleh laporan tekstual (paling awal berasal dari tahun 850) dan berbagai peninggalan arkeologis, termasuk reruntuhan ibu kota Goth Krimea, Doros (kini Mangup). Terdapat pula peninggalan-peninggalan seperti perhiasan, persenjataan, perisai, dan artefak-artefak kecil. Namun, belum diketahui secara pasti kapan budaya mereka punah. Seperti orang-orang Goth pada umumnya, mereka mungkin telah bercampur dengan suku-suku di sekitarnya. Dalam surat Turki keempat yang ditulis oleh Ogier Ghiselin de Busbecq pada pertengahan abad ke-16, Goth Krimea dideskripsikan sebagai "suku yang suka berperang, yang hingga kini menghuni banyak desa".

Referensi

  • Heather, Peter. The Goths. Blackwell, 1998.
  • Heather, Peter and John Matthews. Goths in the Fourth Century. Liverpool Univ. Press, 1991.
  • Kulikowski, Michael, Rome's Gothic Wars: From the Third Century to Alaric. Cambridge Univ. Press, 2006.
  • Vasiliev, Aleksandr A. The Goths in the Crimea. Cambridge, MA: The Mediaeval Academy of America, 1936.
  • Wolfram, Herwig (Thomas J. Dunlap, tr). History of the Goths. Univ. of California Press, 1988.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan