Senin, 26 Oktober 2026
09:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Yamane

Yamane

Spesies mamalia

Bagikan:
Yamane
250px-%E3%83%A4%E3%83%9E%E3%83%8DGlirulus_japonicus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Gliridae
Subfamili: Glirinae
Genus: Glirulus
Spesies:
G. japonicus
Nama binomial
Glirulus japonicus
(Schinz, 1845)
Glirulus_japonicus_distribution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Sebaran Glirulus japonicus

Yamane[2] (やまね atau 山鼠) atau dormouse jepang[2] (tikus-penidur jepang, Glirulus japonicus) adalah sebuah spesies hewan pengerat dalam famili Gliridae yang endemik ke Jepang. Spesies ini menjadi satu-satunya spesies sintas dalam genus Glirulus.[3] Habitat alaminya adalah hutan iklim sedang. Di antara tikus penidur lainnya, yamane memiliki kemampuan khas yaitu berlari dengan cepat dalam posisi tubuh terbalik, menggantung di dahan-dahan. Makanan utamanya adalah buah-buahan, serangga, beri, kacang-kacangan, dan bahkan bunga. Hewan ini cenderug mendiami situs bersarang arboreal untuk menghindari kompetisi intraspesifik dengan tikus ladang jepang kecil (Apodemus argenteus) karena hubungan simpatri mereka.[4]

Deskripsi

Yamane memiliki tampak yang mirip dengan bajing dan tikus.[5] Yamane adalah salah satu jenis tikus penidur paling kecil dengan bobot hanya hingga 40 gram, dengan panjang tubuh kurang dari 8 cm dan ekornya hingga 6 sentimeter (2 in).[6] Yamane hidup hingga 2-5 tahun.[7]

Referensi

  1. ↑ Cassola, F. (2016). "Glirulus japonicus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T9246A22222495. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T9246A22222495.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Arti Kata 山鼠 (Yamane)". Kanji.Jepang.org. Diakses tanggal 2026-05-23.
  3. ↑ Holden, M.E. (2005). "Family Gliridae". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 819–841. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  4. ↑ Nakamura-Kojo, Yumena; Kojo, Nobuaki; Tamate, Hidetoshi B. (8 April 2016). "Spatial Differences in Arboreal Activity of Two Rodents, the Japanese Dormouse (Glirulus japonicus) and the Small Japanese Field Mouse (Apodemus argenteus)". Annales Zoologici Fennici (dalam bahasa Inggris). 53 (1–2): 81–90. doi:10.5735/086.053.0207. ISSN 0003-455X. S2CID 87216233.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Shaw, Matthew. "Glirulus japonicus (Japanese dormouse)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-05.
  6. ↑ "Japanese dormouse | rodent | Britannica". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-05.
  7. ↑ "Dormouse". AZ Animals (dalam bahasa American English). 8 November 2019. Diakses tanggal 2022-11-05.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan