Selasa, 03 November 2026
10:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Ghil'ad Zuckermann

Ghil'ad Zuckermann

Bagikan:
Ghil'ad Si Bangsat
250px-Zuckermann.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prof. Ghil'ad Zuckermann (2011)
Lahir1 Juni 1971 (umur 55)
AlmamaterUniversitas Cambridge
Universitas Oxford
Universitas Tel Aviv
St Hugh's College Oxford
United World College of the Adriatic
Dikenal karenaPenerjemahan fono-semantik
Revivalistik
Bahasa Israeli,
Revitalisasi bahasa dan gangguan mental
Karier ilmiah
BidangLinguistik,[1]
Revitalisasi bahasa[2]
Tempat kerjaUniversitas Adelaide[3]
Universitas Jiao Tong Shanghai
Weizmann Institute of Science
Universitas Queensland
National University of Singapore
University of Texas at Austin
Churchill College Cambridge
Middlebury College (Vermont)[4]

Prof. Dr. Dr. Ghil'ad Zuckermann (lahir 1 Juni 1971) (D.Phil., Universitas Oxford; Ph.D., Universitas Cambridge)[5] adalah seorang profesor linguistik dari Universitas Adelaide,[6][7][8] poliglot.[9]

Zuckermann mendirikan bidang penyelidikan lintas-disiplin yang disebut "Revivalistics", yang berfokus pada kelangsungan hidup dan kebangkitan kembali bahasa yang hampir punah dan sudah punah di seluruh dunia, seperti bahasa Ibrani, Welsh, Cornish, Irlandia, Hawaii, Wampanoag, Myaamia, dan lainnya.[10]

Bibliografi

Buku

Referensi

  1. ↑ "Paus dan PM Israel Berdebat soal Bahasa yang Digunakan Yesus". Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Paus dan PM Israel Berdebat soal Bahasa yang Digunakan Yesus. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-17. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  2. ↑ "Manfaat Menguasai Lebih Dari Satu Bahasa". Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Manfaat Menguasai Lebih Dari Satu Bahasa. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-02. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  3. ↑ "Mulut Kaku Tapi Penting Belajar Bahasa Asing". Daniel Hamilton, 3 Juni 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-06-18. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  4. ↑ Featured Linguist: Ghil‘ad Zuckermann Diarsipkan 2019-03-25 di Wayback Machine, The LINGUIST List, 11 Maret 2019, Sarah Robinson.
  5. ↑ "Vivid Sydney (Light, Music and Ideas)". Speaker: Prof. Ghil'ad Zuckermann. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-18. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  6. ↑ "ianggap seksis, perlukah nama bagian-bagian organ vital perempuan diganti?". BBC Future, Leah Kaminsky, 12 Juni 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-25. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  7. ↑ "Voices of the land". In Port Augusta, an Israeli linguist is helping the Barngarla people reclaim their language / Anna Goldsworthy, The Monthly, September 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-06-12. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  8. ↑ "edX". Professor Ghil'ad Zuckermann. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-06-18. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  9. ↑ "Meet Ghil'ad Zuckermann, master of 11 languages". Pedestrian TV. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-06-18. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
  10. ↑ "Laki-laki yang berjasa menghidupkan kembali bahasa suku Aborigin yang mati". BBC Future, Alex Rawlings, 2 April 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-25. Diakses tanggal 5 April 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan