Jumat, 30 Oktober 2026
13:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gertrud dari Merania

Gertrud dari Merania

Bagikan:
Gertrud von Andechs
250px-Andreas_Getrude_Ungarn.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gertrud dan suaminya András
Ratu Hungaria[1]
Periode1203-1213
AyahBerthold IV dari Merania
IbuAgnes dari Rochlitz
PasanganAndrás II dari Hungaria
KeturunanAnna-Mariya, Ratu Bulgaria
Béla IV dari Hungaria
Erzsébet dari Hungaria
Kálmán dari Lodomeria
András II dari Halych
Nama lengkap
Gertrud von Andechs
WangsaWangsa Andechs
Wangsa Arpad

Gertrud von Andechs (1185 – 24 September 1213) adalah istri pertama András II, Raja Hungaria. Ia adalah putri dari Berthold IV dari Merania dan istrinya Agnes dari Rochlitz. Melalui putranya Béla, Gertrud adalah nenek moyang Philippe dari Hainaut, Permaisuri Edward III dari Inggris.

Keluarga

250px-Andechsove.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gertrud dan keluarga Meranianya

Kakak perempuan Gertrud adalah Agnes dari Merania, seorang wanita cantik yang terkenal, yang menikahi Raja Philippe Auguste dari Prancis. Kakak perempuannya yang lain adalah Santa Jadwiga dari Andechs, istri dari Henryk I dari Polandia. Kakak lelaki mereka adalah Otto I dari Merania. Ibu Gertrud, Agnes adalah buyut Friedrich I dari Swabia dan istrinya Agnes von Waiblingen.[2] Agnes von Waiblingen adalah putri dari Heinrich IV, Kaisar Romawi Suci dan istri pertamanya, Bertha dari Savoia. Eyang paternal Gertud adalah Berthold V dari Andechs dan istrinya, Hedwig dari Wittelsbach, keturunan dari Béla I dari Hungaria, melalui putrinya, Sophia.

Pernikahan

Orangtuanya menginginkan putri-putri mereka menikah dengan orang politik penting yang akan memperkuat kerjasama dengan Berthold IV. Gertrud menikah dengan András II sebelum tahun 1203. Pasangan tersebut memiliki lima anak:

Gertrud memiliki banyak pengaruh politik atas suaminya. Kemungkinan Gertrudlah yang telah membujuk suaminya untuk berkonspirasi melawan kakaknya kembali, tetapi ketika Raja Imre, yang menyadari bahwa pasukan András lebih banyak dari daripada pasukannya, pergi tanpa dipersenjatai, hanya mengenakan mahkota dan tongkat kerajaan, ke perkemahan András dekat Varasd, András menyerah secara sukarela di dalam keadaan tersebut. Raja menawan kakaknya, tetapi András dapat dengan cepat melarikan diri setelah itu. Pada saat ini, Gertrud melarikan diri kembali ke ayahandanya.

Pembunuhan

Gertrud dibunuh pada tahun 1213, oleh seorang bangsawan Hungaria, yang cemburu atas kemajuan kerabatnya di istana. Ketika raja sedang berada di medan perang, Gertrud memberikan tanah Hungaria sebagai "hadiah" untuk kerabatnya di Jerman. (Sepertiga dari negara diberikan tetapi rakyat Hungaria mendapatkannya kembali setelah kematian Ratu). Oleh karena, Hungaria tidak makmur dan Ratu bertindak sebagai seorang diktator.

Bangsawan Hungaria sudah muak kepadanya dan pada tahun 1213 ketika berburu, ia dibunuh. Karena situasi politik yang terjadi pada saat itu para pembunuhnya terlepas dari hukuman pada masa pemerintahan András II. Hanya putranya Béla IV yang membalaskan dendamnya setelah ia naik takhta. Makam Gertrud dibangun dengan seni Gothik. Makamnya digali di antara tahun 1967 dan 1980.[4] Melalui putranya Béla, Gertrud adalah moyang Philippe dari Hainaut, Ratu Edward III dari Inggris. Suami Gertrud kemudian menikah dua kali lagi. Istri keduanya adalah Yolande de Courtenay, yang memberinya seorang putri, Jolán, yang menikah dengan Chaime I dari Aragon. Ketika Yolande meninggal, András menikahi Beatrice d'Este, mereka memiliki seorang putra yang bernama István.

Di Media

Ia adalah tokoh utama di dalam opera Ferenc Erkel, Bánk bán. Yang diangkat dari kisah nyata: Bangsawan Bánk, seorang nobel yang bertempur dengan raja. Istrinya yang masih muda tinggal di rumah. Kakak Gertrud jatuh cinta dengan seorang wanita muda yang ketakutan dengannya. Gertud menyemangati kakaknya. Kemudain Graf Bánk mendengar ini, ia sangat marah dan memimpin orang-orang yang membunuh ratu. Kakaknya menjadi seorang buronan sepanjang hidupnya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gertrude of Merania.

Rujukan

  1. ↑ http://mek.niif.hu/00300/00355/html/index.html
  2. ↑ "Ancestors of Gertrud von Andechs (Sainte Gertrude)". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-04-23. Diakses tanggal 2010-10-08.
  3. ↑ "Gertrud von Andechs". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-25. Diakses tanggal 2010-10-08.
  4. ↑ "Translation from German Wikipedia, with further sources". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-04-21. Diakses tanggal 2010-10-08.
Gertrud dari Merania
Lahir: 1185 Meninggal: 1213
Gelar penyandang kekuasaan
Didahului oleh:
Constanza dari Aragon
Ratu Hungaria
skt. 1203-1213
Diteruskan oleh:
Yolande
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan