Rabu, 28 Oktober 2026
02:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Gerakan iklim

Gerakan iklim

Bagikan:
250px-Ende_Gel%C3%A4nde_November_2017_-_Front_banner_of_demonstration.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Banner "System change, not climate change" di Ende Gelände 2017 , Jerman.

Gerakan iklim adalah sebuah gerakan sosial global yang berfokus pada mendesak industri dan pemerintah untuk mengambil tindakan (juga dikenal sebagai "aksi iklim") dalam mengatasi penyebab-penyebab dan dampak perubahan iklim. Organisasi-organisasi nirlaba lingkungan telah terlibat pada aktivisme iklim signifikan sejak dekade 1980-an akhir dan 1990-an awal, menjalankannya demi memengaruhi Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa.[1] Aktivisme iklim telah semakin marak seiring waktu berjalan, mendapat momentum signifikan pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2009 dan lebih lagi setelah ditandatanganinya Persetujuan Paris pada 2016.[2]

Referensi

  1. ↑ Hadden, Jennifer (2015). Networks in Contention: The Divisive Politics of Climate Change. Cambridge University Press. ISBN 978-1-107-08958-7.
  2. ↑ Maher, Julie (26 Maret 2021). "Fridays For Future: A Look Into A Climate Change Movement". Diakses tanggal 1 Februari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan